Selasa, 13 Oktober 2009

Dibalik cerita Pedonor sumsum tulang belakang dan pelaku pemerkosaan (1 dari 4)

Di suatu Koran Itali, muncullah berita pencarian orang yang istimewa 17 Mei
1992 di parkiran mobil ke 5 Wayeli (nama kota, tak tahu aku bener engga
nulisnya), seorang wanita kulit putih diperkosa oleh seorang kulit hitam.
Tak lama kemudian,sang wanita melahirkan seorang bayi perempuan berkulit
hitam. Ia dan suaminya tiba-tiba saja menanggung tanggung jawab untuk
memelihara anak ini. Sayangnya,sang bayi kini menderita leukemia (kanker
darah). Dan ia memerlukan transfer sumsum tulang belakang segera.

Ayah kandungnyamerupakan satu-satunya penyambung harapan hidupnya. Berharap
agar pelaku pada waktu itu saat melihat berita ini, bersedia menghubungi
Dr. Adely di RS Elisabeth.

Berita pencarian orang ini membuat seluruh masyarakat gempar.Setiap orang
membicarakannya.Masalahnya adalah apakah orang hitam ini berani muncul
Padahal jelas ia akan menghadapi kesulitan besar, Jika ia berani muncul, ia
akan menghadapi masalah hukum, dan ada kemungkinan merusak kehidupan rumah
tangganya sendiri. Jika iatetap bersikeras untuk diam, ia sekali lagi
membuat dosa yang tak terampuni. Kisah ini akanberakhir bagaimanakah ?

Seorang anak perempuan yang menderita leukimia ternyata menyimpan suatu
kisah yang memalukan di suatu perkampungan Itali.Martha, 35 thn, adalah
wanita yang menjadi pembicaraan semua orang.

Ia dan suaminya Peterson adalah warga kulit putih, tetapi diantara kedua
anaknya, ternyata terdapat satu yang berkulit hitam. Hal ini menarik
perhatian setiaporang disekitar mereka untuk bertanya, Martha hanya
tersenyum kecil berkata pada mereka bahwa nenek berkulit hitam, dan kakeknya
berkulit putih, maka anaknya Monika mendapat kemungkinan seperti ini

Musim gugur 2002, Monika yang berkulit hitam terus menerus mengalami demam
tinggi. Terakhir ,Dr.Adely memvonis Monika menderita leukimia. Harapan
satu-satunya hanyalah mencari pedonor sumsum tulang belakang yang paling
cocok untuknya.Dokter menjelaskan lebih lanjut.

Diantara mereka yang ada hubungan darah dengan Monika merupakan cara yang paling mudah untuk menemukan pedonor tercocok. Harap seluruh anggota
keluarga kalian berkumpul untuk menjalani pemeriksaan sumsum tulang
belakang. Raut wajah Martha berubah, tapi tetap saja seluruh keluarga menjalani
pemeriksaan.Hasilnya tak satupun yang cocok.Dokter memberitahu mereka, dalam kasus seperti Monika ini, mencari pedonor yang cocok sangatlah kecil
kemungkinannya. Sekarang hanya ada satu carayang paling manjur, yaitu Martha dan suaminya kembali mengandung anak lagi. Dan mendonorkan darah anak untuk Monika.Mendengar usul ini Martha tiba-tiba menjadi panik, dan berkata tanpa
suara Tuhan..kenapa menjadi begini ?

Ia menatap suaminya, sinar matanya dipenuhi ketakutan dan putus asa.
Peterson mengerutkan keningnya berpikir.Dr. Adely berusaha menjelaskan pada mereka, saat ini banyak orang yang menggunakan cara ini untuk menolong nyawa
para penderita leukimia, lagi pula cara ini terhadap bayi yang baru
dilahirkan sama sekali tak ada pengaruhnya. Hal ini hanya didengarkan oleh
pasangan suami istri tersebut, dan termenung begitu lama. Terakhir mereka
hanya berkata, Biarkan kami memikirkannya kembali.

Malam kedua, Dr. Adely tengah bergiliran tugas, tiba-tiba pintu ruang
kerjanya terbuka, pasangan suami-istri tersebut.Martha menggigit bibirnya
keras, suaminya Peterson, menggenggam tangannya, dan berkata serius pada
dokter. Kami ada suatu hal yang perlu memberitahumu. Tapi harap Anda
berjanji untuk menjaga kerahasiaan ini, karena ini merupakan rahasia kami
suami-istri selama beberapa tahun.Dr.Adely menganggukkan kepalanya.

Itu adalah 10 tahun lalu, bulan 5 1992.Waktu itu anak kami yang pertama,
Eleana telah berusia 2 tahun. Martha bekerja di sebuah restoran fast
food.Setiap hari pukul 10 malam baru pulang kerja. Malam itu, turun hujan
lebat. Saat Martha pulang kerja, seluruh jalanan telah tiada orang satupun.
Saat melalui suatu parkiran yang tak terpakai lagi.

Martha mendengan suara langkah kaki, dengan ketakutan memutar kepala untuk melihat, seorang remaja berkulit hitam tengah berdiri di belakang
tubuhnya.Orang tersebut menggunakan sepotong kayu, memukulnya hingga
pingsan, dan memperkosanya. Saat Martha sadar, dan pulang ke rumah dengan tergesa-gesa, waktu telah menunjukkan pukul 1 malam.Waktu itu aku bagaikan gila keluar rumah mencari orang hitam itu untuk membuat perhitungan.Tapi telah tak ada bayangan orang satupun. Malam itu kami hanya dapat memeluk
kepala masing-masing menahan kepedihan.Sepertinya seluruh langit runtuh.

Bicara sampai sini, Peterson telah dibanjiri air mata, Ia melanjutkan
kembali . Tak lama kemudian Martha mendapati dirinya hamil. Kami merasa
sangat ketakutan, kuatir bila anak yang dikandungnya merupakan milik orang
hitam tersebut. Martha berencana untuk menggugurkannya, tapi aku masih
mengharapkan keberuntungan, mungkin anak yang dikandungnya adalah bayi
kami.Begitulah, kami ketakutan menunggu beberapa bulan.Maret 1993, Martha
melahirkan bayi perempuan, dan ia berkulit hitam. Kami begitu putus asa,
pernah terpikir untuk mengirim sang anak ke panti asuhan. Tapi mendengar
suara tangisnya, kami sungguh tak tega.Terlebih lagi bagaimanapun Martha
telah mengandungnya, ia juga merupakan sebuah nyawa.

Aku dan Martha merupakan warga Kristen yang taat, pada akhirnya kami
memutuskan untuk memeliharanya, dan memberinya namaMonika.

Mata Dr.Adely juga digenangi air mata, pada akhirnya iamemahami kenapa bagi
kedua suami istri tersebut kembali mengandung anak merupakan hal yang sangat mengkuatirkan. Ia berpikir sambil mengangguk-anggukkan kepala berkata Memang jika demikian, kalian melahirkan 10 anak sekalipun akan sulit untuk mendapatkan donor yang cocok untuk Monika.

Beberapa lama kemudian, ia memandang Martha dan berkata Kelihatannya,
kalian harus mencari ayah kandung Monika. Barangkali sumsum tulangnya, atau sumsum tulang belakang anaknya ada yang cocok untuk Monika.Tetapi, apakah kalian bersedia membiarkan ia kembali muncul dalam kehidupan kalian ?

Martha berkata : "Demi anak, aku bersedia berlapang dada memaafkannya. Bila ia bersedia muncul menyelamatkannya. Aku tak akan memperkarakannya. Dr.Adely merasa terkejut akan kedalaman cinta sang ibu. Berita pencarian yang istimewa ini mengakibatkan banjir pedonor sumsum tulang belakang.

Terlebih lagi lewat waktu begitu lama, mau mencari sang pemerkosa dimana
Martha dan Peterson mempertimbangkannya baik-baik, sebelum akhirnya
memutuskan memuat berita pencarian ini di koran dengan menggunakan nama
samaran. November 2002, di koranWayeli termuat berita pencarian ini, seperti
yang digambarkan sebelumnya. Berita ini memohon sang pelaku pemerkosaan
waktu itu berani muncul, demi untuk menolong sebuah nyawa seorang anak
perempuan penderita leukimia !

Tidak ada komentar:

Followers