Minggu, 26 Juni 2011

Kaum Miskin pun Selalu mendapatkan Bagian

Alkisah disebutkan dalam kitab Al Hikmah Al
Yamaniyyah .

Abu Kamil memiliki
kebun dan
sawah.Ketika waktu
panen hampir
tiba,sultan tidak
mengijinkan dia
mengairi sawah dan
kebunnya.Karena dia
menolak permintaan
sultan.ini adalah
pembalasandari sultan.
Melihat keadaan sawah
dan kebun Abu
Kamil,teman-temannya
menasihati " Kau airi
sekarang juga atau
kau tidak bisa
memanennya nanti."
"Allah mengetahui
bahwa orang-orang
miskin memiliki jatah
dari sawah dan kebun
ini.Dia pasti akan
mengairinya." Kata Abu
Kamil dengan penuh
keyakinan.
Tak lama kemudian
langit diatas sawah
dan kebun Abu Kamil
menjadi gelap disusul
dengan turunnya hujan
yang hanya membasahi
sawah dan kebun Abu
Kamil.Tak ada
setetespun air hujan
yang keluar dari
sawah dan kebunnya.
Sumber : Al Hikmah Al
Yamaniyyah
( Thuhfatul Asyraf ala
kalami Alhabib
Muhammad bin Hadiy
Assegaf )
_*_*_*_*_*_*_*_*_*_
*_*_*_*_*_*_*_
Perhatikanlah karena
setiap panen Abu Kamil
menyisihkan untuk
Fakir miskin,maka Allah
pun selalu melindungi
sawah dan
kebunnya.disetiap rizki
yang kita dapat,salah
satu tanda
mensyukurinya adalah
dengan berbagi
kepada yang tidak
mampu disekeliling
kita.walaupun satu
rupiah tapi memiliki
makna terdalam dihati
mereka.disitulah
rahasia mensyukuri
nikmat Allah yang
mampir pada kita.
semoga
bermanfaat,amin :)

0 komentar:

Followers

Mbh