Sabtu, 02 Juli 2011

BERKELUH KESAH

Setiap tujuan tak
pernah lepas dari
proses yang
mengawalinya.
Terkadang proses itu
begitu memberatkan,
menyulitkan, dan
melelahkan. Dalam
keadaan seperti ini,
biasanya manusia
cenderung berkeluh
kesah dan tidak sabar.
Hal ini telah dijelaskan
oleh Allah dalam
Alquran,
''Sesungguhnya
manusia diciptakan
dalam keadaan
berkeluh kesah lagi
kikir. Apabila ditimpa
kesusahan ia berkeluh
kesah. Dan apabila
mendapat kebaikan ia
amat kikir.'' (QS Al-
Ma'arij : 19-21).
Berkeluh kesah adalah
sifat buruk yang tidak
pantas dimiliki oleh
seorang Muslim. Keluh
kesah hanya akan
memperberat langkah.
Sebaliknya,
memandang setiap
hambatan dengan
optimistis akan
meringankan langkah.
Allah telah menegaskan
bahwa di balik setiap
kesulitan yang
dirasakan akan selalu
ada kemudahan (QS
Alam Nasyrah : 5-6).
Bahkan, hal ini
disebutkan dua kali
secara berturut-turut
dalam surah yang
sama.
Selain itu, Rasulullah
SAW juga menjanjikan
pahala bagi mereka
yang mau dan ikhlas
bersusah payah untuk
kebaikan. Dalam
sebuah hadis
disebutkan bahwa ada
seorang laki-laki yang
tinggal amat jauh dari
masjid. Namun, ia tak
pernah sekalipun
melewatkan shalat
jamaah bersama
Rasulullah di masjid itu.
Meskipun ia harus
berjalan kaki
menempuh jarak yang
cukup jauh, siang dan
malam.
Para sahabat merasa
kasihan melihatnya
seperti itu setiap hari.
Mereka mencoba
memberikan solusi
dengan menyarankan
padanya untuk membeli
seekor keledai. Laki-
laki itu menjawab, ''Aku
ingin Allah mencatat
setiap langkahku
ketika berangkat ke
masjid, dan ketika
kembali ke rumah.''
Rasulullah SAW yang
mendengar hal itu
berkata, ''Allah telah
mengumpulkan semua
kebaikan yang kau
inginkan itu
untukmu.'' (HR Muslim)
Sudah selayaknya kita
meminimalkan keluh
kesah. Karena, sesuai
janji Allah, sesudah
kesulitan selalu ada
kemudahan, apalagi
bila kita bersungguh-
sungguh mengerjakan
setiap urusan kita.
Wallahu 'alam
bishshawab.

0 komentar:

Followers

Mbh