Sabtu, 02 Juli 2011

Kunci Surga Muslimah

Surga adalah idaman
dan harapan setiap
orang beriman, ia
adalah akhir
perjalanan bagi semua
orang yang taat dan
patuh kepada Allah
Subhanahu waTa'ala
dengan menjalankan
perintahNya dan
menjauhi laranganNya.
Untuk menggapai
surga, maka
pentingnya seseorang
untuk mengetahui kunci
yang dengannya dia
dapat membuka pintu
surga dan masuk ke
dalamnya.
Dalam hal ini,
Rasulullah shallallaahu
'alaih wasallam pernah
menyebutkan kunci
surga yang khusus
disediakan untuk para
wanita yang
kebanyakan kelak
menjadi penghuni
neraka sebagaimana
yang pernah
dinyatakan oleh beliau
juga. Dengan meraih
kunci ini, niscaya dia
tidak termasuk ke
dalam golongan para
wanita penghuni
neraka.
Rasulullah shallallaahu
'alaih wasallam telah
merangkum kunci
surga muslimah dalam
empat perkara, dari
Abdurrahman bin Auf
berkata, Rasulullah
shallallaahu 'alaih
wasallam bersabda,
"Jika seorang wanita
menjaga shalat lima
waktu, berpuasa pada
bulannya, menjaga
kehormatannya dan
menaati suaminya,
niscaya dia masuk
surga dari pintu mana
saja yang dia
inginkan." (HR. Ahmad
nomor 1661, hadits
hasan lighairihi).
Satu hal yang terpetik
dari sabda Nabi
shallallaahu 'alaih
wasallam di atas
adalah bahwa beliau
hanya menyebutkan
perkara-perkara yang
masuk ke dalam
jangkauan seorang
muslimah, di mana
seorang muslimah
mampu
melaksanakannya
tanpa bergantung
kepada orang lain atau
bergantung kepada
suaminya, di sini
Rasulullah shallallaahu
'alaih wasallam tidak
menyinggung,
misalnya, haji, karena
pelaksanaan ibadah ini
oleh seorang muslimah
bergantung kepada
suatu perkara yang
mungkin tidak
dimilikinya, seperti
tersedianya bekal haji
atau tersedianya
mahram, di sini
Rasulullah shallallaahu
'alaih wasallam juga
tidak menyinggung
zakat, karena
perkaranya kembali
kepada kepemilikan
harta dan pada
umumnya ia berada di
tangan kaum laki-laki,
karena harta adalah
hasil bekerja dan yang
bekerja pada
dasarnya adalah kaum
laki-laki.
Kunci pertama,
menjaga shalat lima
waktu
Shalat adalah ibadah
teragung, hadir
setelah ikrar dua
kalimat syahadat,
satu-satunya ibadah
yang tidak menerima
alasan 'tidak mampu',
wajib dikerjakan dalam
keadaan apa pun
selama hayat masih
dikandung badan dan
akal masih bekerja
dengan baik, pembatas
antara seseorang
dengan kekufuran dan
kesyirikan, tidak heran
jika suatu ibadah
dengan kedudukan
seperti ini merupakan
salah satu kunci surga.
Jika menjaga shalat
adalah kunci surga,
maka sebaliknya
menyia-nyiakannya
adalah gerbang
neraka, ketika para
pendosa dicampakkan
ke dalam neraka,
mereka ditanya, apa
yang membuat kalian
tersungkur ke dalam
neraka? Mereka
menyebutkan rentetan
dosa-dosa yang
diawali dengan
meninggalkan shalat.
Allah Subhanahu
waTa'ala berfirman,
artinya, "Apakah yang
memasukkan kamu ke
dalam Saqar (neraka)?'
Mereka menjawab,
'Kami dahulu tidak
termasuk orang-orang
yang mengerjakan
shalat." (QS.al-
Muddatstsir: 42-43).
dari.....

selanjutnya pada link
berikut:
http://
www.facebook.com/
note.php?
created&&suggest¬e_
id=10150169981755331
semoga bermanfa'at

0 komentar:

Followers

Mbh