Rabu, 07 Oktober 2009

KALO BERCANDA, LIAT-LIAT DONG... !!!

PEMUDA SHALIH ADALAH PEMUDA YANG BERETIKA (3)
“ETIKA BERCANDA”
1. Dilarang menjadikan bercanda Allah, ayat-ayat-Nya, Sunnah, Rasul, atau syiar-syiar Islam.
"Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan), tentulah mereka menjawab: "Sesungguh-nya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja". Katakanlah: "Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?". Tidak usah kamu minta ma`af, karena kamu kafir sesudah beriman". (At-Taubah: 65-66).
2. Dilarang berdusta dalam bercanda atau mebuat cerita khayalan
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta supaya dengannya orang banyak jadi tertawa. Celakalah baginya dan celakalah". (HR. Ahmad dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
3. Dilarang mengandung unsur menyakiti perasaan
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah seorang di antara kamu mengambil barang temannya apakah itu hanya canda atau sungguh-sungguh; dan jika ia telah mengambil tongkat temannya, maka ia harus mengembalikannya kepadanya". (HR. Ahmad dan Abu Daud; dinilai hasan oleh Al-Albani).
4. Dilarang bercanda kepada orang yang lebih tua
5. Dilarang bercanda kepada orang yang tidak bisa bercanda
6. Dilarang bercanda kepada selain mahram
7. Perlu diingat bahwa banyak bercanda menurunkan kewibawaan


Sumber : Yayasan Al-Sofwah, Lenteng Agung, Jakarta Selatan

Tidak ada komentar:

Followers