Sabtu, 10 Oktober 2009

Sejarah Ringkas Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi Kwitang

Sejarah Ringkas Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi Kwitang
(bagian pertama)

Kakek buyut beliau adalah Al-Habib Muhammad bin Husein Alhabsyi. Beliau datang dari Hadramaut dan bermukim di Pontianak, Kalimantan Barat, hingga menikah disana.
Sedangkan kakek beliau adalah Al-Habib Abdullah bin Muhammad Alhabsyi. Beliau lahir di Pontianak.

Bersama para sultan dari keluarga Al-Qadri di Pontianak, beliau mendirikan Kesultanan Hasyimiyyah di Kalimantan Barat.
Beliau berdakwah dan berdagang di Pulau Jawa, hingga akhirnya menikah di kota Semarang, Jawa Tengah.Dalam pelayaran menuju Pontianak, beliau wafat di dasar laut, karena kapalnya karam.

Ayah beliau adalah Al-Habib Abdurrahman bin Abdullah Alhabsyi. Beliau lahir di kota Semarang, Jawa Tengah. Kemudian pindah ke Jakarta dan menikah dengan Hajjah Salmah, seorang gadis Betawi yang berasal dari Jatinegara.

Al-Habib Abdurrahman Alhabsyi adalah sepupu pelukis terkenal, Raden Saleh Bustaman bin Yahya.
Al-Habib Abdurrahman Alhabsyi wafat di Jakarta pada tahun 1296 H. bertepatan tahun 1881 M.
Beliau dimakamkan di Cikini, tepatnya dibelakang Taman Ismail Marzuki, Jakarta, yang pada saat itu milik Raden Saleh. Sedangkan Ibunda beliau, Hajjah Salmah wafat pada 2 rajab 1351 H. dan dimakamkan di Pemakaman Umum Tanah Abang.

Silsilah Habib Ali Kwitang :
AL HABIB ALI bin ABDURRAHMAN bin ABDULLAH bin MUHAMMAD bin HUSEIN bin ABDURRAHMAN bin HUSEIN bin ABDURRAHMAN bin HADI bin AHMAD ALHABSYI bin ALI bin AHMAD bin MUHAMMAD ASSADULLAH bin HASAN AT-TURABI bin ALI bin MUHAMMAD AL-FAQIH AL-MUQADDAM bin ALI bin MUHAMMAD SHAHIB MIRBATH bin ALI KHALA QASAM bin ALWI bin MUHAMMAD bin ALWI bin UBAIDILLAH bin AHMAD AL-MUHAJIR bin ISA bin MUHAMMAD AN-NAQIB bin ALI AL-URAIDHI bin JA'FAR ASH-SHODIQ bin MUHAMMAD AL-BAQIR bin ALI ZAINAL ABIDIN bin HUSEIN bin ALI BIN ABI THALIB suami FATIMAH AZ-ZAHRA binti RASULULLAH SAW.

Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi Kwitang mempunyai anak :
Abdurrahman - Rogayah - Khadijah - Mahani - Zahra - Sa'diah – Muhammad

Al-Habib Ali bin Abdurrahman Alhabsyi Kwitang lahir di Jakarta pada hari Ahad 20 Jummadil Awwal 1286 H. bertepatan dengan 20 April 1870 M. Dan beliau wafat pada hari Ahad 20 Rajab 1388 H. bertepatan dengan 13 Oktober 1968 M.

Habib Abdurrahman bin Abdullah Alhabsyi, ayah Habib Ali tidak lama mendampingi putera yang beliau cintai itu.Beliau wafat ketika Habib Ali berusia sepuluh tahun.
Sebelum wafat, beliau berpesan kepada istrinya agar anaknya tersebut dikirim ke Hadramaut untuk menuntut ilmu disana.

Untuk memenuhi pesan suaminya tersebut, Hajjh Salmah menjual satu-satunya perhiasan berupa gelang untuk biaya perjalanan anaknya tersebut ke Hadramaut.

Dua tahun setelah ayahnya wafat, Habib Ali berangkat ke Hadramaut, dengan bekal hanya ongkos ticket kapal laut.Di Hadramaut, beliau tidak menyia-nyiakan waktunya untuk menuntut ilmu.
Beliau sangat menyadari bahwa sang ibu tidak mampu untuk mengirimkan uang kepadanya. Dan beliau bekerja sebagai pangembala kambing untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Sesuai wasiat dari ayahnya,setibanya di Hadramaut tempat yang pertama kali dituju adalah "Rubat" Al-Habib Abdurrahman bin Alwie Al-Aydrus.

Selain belajar di dalam "Rubat" tersebut, Al-Habib Ali juga berguru kepada para ulama dan auliya yang berada di Hadramaut, diantaranya adalah : Al-Imam Al-Habib Ali bin Muhammad Alhabsyi, Al-Imam Al-Habib Hasan Al-Attas, Al-Habib Hasan bin Ahmad Al-Aydrus, Al-Habib Zein bin Alwie Ba'bud, Asy-Syekh Hasan bin Awadh Mukhaddam, Al-Imam Al-Habib Muhammad Al-Masyhur, Al-Habib Umar bin Idrus bin Alwie Al-Aydrus, Al-Habib Alwie bin Abdurrahman Al-Masyhur, dan masih banyak lagi ulama serta auliya yang menjadi guru beliau.

Pada tahun 1303 H bertepatan dengan tahun 1886 M, beliau pulang ke Tanah Air.

Sesampainya di Indonesia, beliau melanjutkan perburuan ilmu kepada para ulama dan auliya di Indonesia, diantaranya adalah : Al-Habib Utsman bin Abdullah bin Yahya, K.H. Abdul Hamid, K.H. Mujtaba bin Ahmad, Al-Habib Muhammad bin Alwie Ash-Shulabiyah Al-Aydrus, Al-Habib Salim bin Abdurrahman Al-Jufri, Al-Habib Husein bin Muchsin Al-Attas, Al-Habib Abdullah bin Muchsin Alp-Attas, Al-Habib Muhammad bin Idrus Al-Habsyi, Al-Habib Muhammad bin Ahmad Al-Muhdhor, Al-Habib Ahmad bin Muchsin Al-Haddar, dan masih banyak lagi guru-guru beliau.

0 komentar:

Followers

Mbh