Rabu, 07 Oktober 2009

PENYEBAB TERHALANGNYA DO'A MENURUT TOKOH SUFI

Saudaraku, Seringkali sebelum memulai aktivitas rutin, senantiasa kita iringi dengan do’a agar segala tugas menjadi mudah dan selalu diberikan keselamatan dunia dan akhirat, memang do’a adalah senjata kita yang paling ampuh dalam menghadapi kehidupan di dunia ini. Dengan do’a kita menjadi tersadar bahwa hakekat manusia adalah makhluk yang dhoif’ yang memerlukan bantuan dan pertolongan dari Sang Khalik.

Namun juga seringkali kita tidak tersadar dengan makna do’a yang kita lantunkan. Seringkali kita berdo’a tanpa disertai niat yang ikhlash dan kesungguhan berharap akan terkabulnya do’a yang kita pinta.. dan seringkali pula kita sudah pasrah dengan hanya berdo’a sebelum berusaha sekuat tenaga untuk mencapai keinginan segala keinginan yang kita harapkan.

Terkabulnya do’a memang adalah sepenuhnya Hak Prerogatif Allah SWT, tetapi alangkah baiknya apabila kita melakukan instropeksi diri terlebih dahulu sebelum kita meminta dan memohon kepada Allah SWT.

Nasehat berikut ini dari Ibrahim bin adham [seorang tokoh sufi yang masyhur] ketika ia diminta memberikan penjelasan oleh beberapa warga dari sebuah desa yang dikunjunginya, yang bertanya mengapa do’a mereka tidak pernah dikabulkan oleh Allah SWT, semoga cukuplah bagi kita
sebagai bahan renungan dalam hidup ini.

10 Hal Penyebab Terhalangnya Do’a :

1. Mengaku mengenal Allah tetapi tidak menunaikan hak-Nya.
2. Membaca Alquran tetapi tidak mengamalkan isinya.
3. Mengaku cinta Rasulullah tetapi meninggalkan sunnah-sunnahnya.
4. Mengaku benci Syaithan tetapi malah mengikuti ajakannya.
5. Mengaku ingin masuk surga tetapi tidak memenuhi syarat-syaratnya.
6. Mengaku ingin selamat dari siksa neraka tetapi malah menjerumuskan diri kedalamnya.
7. Meyakini bahwa kematian adalah suatu kepastian tetapi tidak mempersiapkan diri dalam meghadapi kematian.
8. Sibuk mengurusi kejelekan dan keburukan orang lain tetapi malah mengabaikan kejelekan dan keburukan sendiri.
9. Menguburkan jenazah tetapi tidak merenunginya.
10. Menikmati segala nikmat yang telah Allah berikan tetapi tidak mensyukurinya secara benar.

saya berdoa semoga kita semua bisa mengikuti jejak langkah para sufi yg benar2 taqwa dan ikhlas dlm amalnya....Aamiin

Tidak ada komentar:

Followers