Sabtu, 10 Oktober 2009

KISAH CINTA SAYYIDAH AISYAH

Saya yakin, Brader & Sista sering mendengar nama beliau: Sayyidah Aisyah bint Abu Bakr, Istri Rasulullah, yang dijuluki Alhumairo' (yang kemerah-merahan pipinya). Rasulullah tak menikahi seorang perawan kecuali beliau. Dan kali ini, Brader & Sista akan membaca kisah beliau waktu jatuh cinta.

Hmm.. Sebelum berkisah, agar kita semakin mencintai beliau, beliau adalah Shahabiyyah yang meriwayatkan 1210 hadits. Hingga Ulama berpendapat, bahwa seperempat (atau sepertiga!) hukum Islam, bersumber dari riwayat beliau. Seorang Shahabat lain, Sy Abu Musa Al Asy'ari berkata, "Tak ada sesuatu yang kami ragu, lalu kami tanyakan pada Aisyah, keculai kami pasti akan menemukan jawabannya." Atho' (seorang ulama generasi Tabi'in) berkata, "Beliau adalah seorang yang paling faqih (mengerti agama), dan manusia yang paling baik pendapatnya diantara yang lain." dan yang perlu diketahui pula, bahwa dengan beliau (juga Istri2 Rasul lainnya)-lah, kita bisa mengerti, bagaimanakah perilaku Rasul kesehariannya dengan keluarga dan pekerjaan rumah beliau.

Yap, kita mulai kisah cinta beliau!

Kisah cinta beliau, adalah kisah yang indah. Setelah Sy Khadijah meninggal, Jibril mendatangi Rasulullah dengan membawa sepotong kain sutera dari surga yang bergambar wajah Sy Aisyah (semacam foto, hanya saja dari kain). Jibril berkata, "Wahai Muhammad, Allah menyampaikan salam padamu. Dia berkata, 'Aku menikahkanmu Di Langit dengan seorang perawan yang wajahnya serupa dengan ini. Dan sekarang nikahilah dia di dunia."

Beliau pun memanggil Khattabah (seorang wanita dalam peminangan), "Apakah kau tahu seorang yang berwajah seperti ini?" sambil beliau memperlihatkan kain sutera tadi. "Ya, dia putri Abu Bakr, mirip sekali!" Rasulullah pun memanggil Sy Abu Bakr.

"Putrimu yang bernama Aisyah, mirip dengan foto ini, Allah telah menikahkanku dengan dirinya di Langit, dan Dia memerintahkanmu agar menikahkannya denganku di bumi." Sy Abu Bakr berkata, "Wahai Rasulullah.. Dia tak pantas bagimu, dia masih kecil." Rasul pun menjawab, "Apakah dia tak pantas bagiku, sedangkan Allah telah menikahkanku dengan dirinya?" Abu Bakr pun terdiam, lalu menikahkan Sy Aisyah pada beliau.

Sy Abu Bakr pun kembali kerumah. Lalu, menyuruh Sy Aisyah membawa sejumlah kurma pada Rasul. "Pergilah kerumah Rasulullah dg membawa kurma ini, dan katakanlah, Ya Rasulallah, ini yang tadi disebut oleh Abu Bakr. Jika cocok denganmu, maka semoga diberkahi." Sy Aisyah pun menuruti apa kata Sang Ayah, tanpa mengerti, bahwa yang dimaksud ayahnya adalah dia sendiri, bukan kurma.

Ketika sampai dirumah Rasul -dan dia sudah sah menjadi istri Sang Rasul, dia pun mengatakan apa yang diperintahkan oleh Sang Ayah. Rosululloh pun berkata, "Ya, saya menerimanya, Aisyah," dan Rasulullah pun menggodanya. Sy Aisyah yang belum mengerti jika sudah dinikahkan, pun marah sambil memandang Rasul dan pulang. Ketika bertemu dengan ayahnya, dia menceritakan itu semua. Sy Abu Bakr pun berkata, "Putriku, jangan berprasangka buruk pada Rasulullah... Allah telah menikahkanmu dengan beliau, dan aku pun menikahkanmu dengan beliau.."

Sy Aisyah berkata, ketika meriwayatkan hadits ini, "Maka aku tak pernah merasakan kebahagiaan yang lebih bahagia daripada saat aku mendengar Ayah berkata, 'Dan aku pun menikahkanmu dengan beliau.."

Ulama berkata, bahwa ini adalah jatuh cinta pertama kali yang ada dalam Islam: jatuh cintanya Sy Aisyah pada Rasulullah.

###

Hmmm... Indahnya. Coba bayangkan: Allah sendiri yang menikahkan, juga dinikahkan pada seorang Rasul yang beliau adalah orang yang paling dicintai oleh Allah! Wow..

Semoga Allah meridlaimu, wahai Ummah.. Wahai Ibu ummat Muslimin, wahai Sayyidatuna Aisyah!! Dan kami pun sangat mencintaimu, dari lubuk hati kami!

(( Makkah, pagi hari di Rabu Ceria, 18 Syawwal 1430 H ))
Ya, Sy Aisyah adalah simbol tentang ilmu yang mewakili semua wanita!

0 komentar:

Followers

Mbh