Jumat, 23 Oktober 2009

WADUH, BANGKRUT!

Brader & Sista, biasanya jika kita ditanyai siapakah orang yang bangkrut itu, pikiran kita melayang kepada orang-orang yang asalnya kaya, dan akhirnya merugi dan menjadi miskin. Yuppi, pailit. Saya yakin, orang-orang seperti mereka ini pusing banget. Hehehe.

Shahabat dulu juga pernah ditanyai oleh Rasulullah, siapakah orang yang bangkrut itu. Nah, jawabannya, persis sama jawaban Brader & Sista... "Orang bangkrut, ya orang yang nggak punya duit, Ya Rasulallah!"

Hohoho, ternyata jawaban itu tak 100% benar. Rasulullah ternyata melihat "gambar hakiki" daripada "kulit luar". Beliau memberi pertanyaan yang membuat pendengarnya memikir dan menebak-nebak, lalu Beliau memberikan terusan jawaban yang bisa membuat si pendengar faham 100%.

"Orang yang bangkrut dari ummatku, adalah orang yang datang dihari qiyamat, dengan sholat (yang lengkap), puasa (yang lengkap), juga zakat. Tapi dia (dikehidupan dunia) mengolok si A, menuduh si B, memakan harta si C, membunuh si D, memukul si E... maka kebaikan dan pahala-pahala orang tersebut pun diambil (untuk diberikan mereka). Jika kebaikannya sudah habis, maka dosa-dosa orang-orang (yang telah ia dzalimi) ditimpakan kepadanya, lalu dia pun dilemparkan begitu saja kedalam neraka."

Wew, siapa yang mau. Nggak deh, makasih. Na'udzubillah. Hehehe.

Nah, jadi, dengan memahami ini, sebenarnya Rasulullah telah memberi Brader & Sista sebuah pelajaran dengan kurikulum Nabawi yang sangat mudah dipahami, akan tetapi mengena dalam hati: Sebaik apapun amalmu, jangan mendzalimi orang lain. Kalaupun sudah mendzalimi orang, cepatlah meminta maaf pada mereka... mumpung pintu taubat masih terbuka. Lihat, banyak orang-orang kaya yang selalu beramal baik. Tapi disisi lain mereka mendzalimi orang lain, dan merasa tak pantas untuk meminta maaf. Waduh, na'udzubillah.

Semoga Allah menjauhkan kita dari segala keburukan dan kejelekan, dan menjadikan kita tergolong dalam hamba-hambaNya yang shalih. Amin.

Tidak ada komentar:

Followers