Minggu, 15 November 2009

Belajar dari Sebuah Kisah

Brader & Sista, setelah selama hampir seminggu saya tak mem-posting sebuah pesan -yaps, tukang servis Bengkel ambil cuti, hehe- kali ini, "onderdil" Bengkel Jiwa kembali saya postingkan..

Dan kali ini, tentang sebuah kisah antara dua Shahabat besar, Sy Utsman ibn Affan dan Sy Abdullah ibn Mas'ud. Waktu itu, Sy Ibn Mas'ud sakit, yang disakit itu beliau meninggal dunia.

Sy Utsman, yang waktu itu telah menjadi Khalifah, pun datang menjenguk.. Dan bertanya, "Apakah yang kau keluhkan?"
Sy Ibn Mas'ud menjawab, "Aku mengeluhkan dosa2ku.."
"Owh. Lalu, apa yg kamu inginkan sekarang?"
"Aku menginginkan belas kasih Allah!"
"Apakah perlu aku panggilkan seorang tabib?"
"Tidak.. Tabib hanya akan menambah sakitku!"
"Hm. Kalau begitu, apakah perlu kami memberimu sesuatu?"
"Kalau saja ada sesuatu yang sebelumnya kau tahan dariku, maka aku hari ini tak memerlukannya sama sekali!"
"Baiklah. Bagaimana jika kami memberikannya pada keluargamu?"
"Aku telah mengajarkan mereka sesuatu, yang jika mereka menjaganya, mereka tak akan faqir. Aku mendengar Rasulullah -shallallah 'alaih wa sallam- berkata, 'Barang siapa membaca surat Alwaqi'ah di hari dan malamnya, maka dia tak akan faqir untuk selamanya'."
###
Sy Ibn Mas'ud, adalah salah satu shahabat yg paling mahir tentang ilmu Alqur'an. Beliau mengerti hampir semua proses kenapa suatu ayat diturunkan.

Nah, kita ambil 2 point dari kisah diatas..
* Beliau mengeluhkan dosanya. Wow. Beliau adalah termasuk shahabat2 terdekat Rasulullah. Termasuk anggota tentara Badr yg semua dosanya dimaafkan oleh Allah. Tapi tetap saja merasa berdosa! Sedangkan kita? Astaghfirullah..
* Surat Alwaqiah (surat ke 56). Disebut jelas, Rasulullah menjamin orang yang membacanya disiang dan dimalam hari, maka dia tak akan merasakan faqir. Gimana sih maksudnya?

Brader & Sista sudah tahu, bukan, jika ketenangan hidup itu bukan cuma dengan harta. Tapi, dengan merasa kecukupan, dia akan hidup tenang. Jika ada seorang kaya dengan banyak penyakit, apakah dia bisa menikmati hidup? Bandingkan dengan seorang yang berekonomi biasa, tapi selalu bersyukur dg apa yg dia nikmati. Enakan mana hayo? Tentu orang kedua.. Karena dia selalu merasa cukup dan bersyukur dg apa yg telah Dia berikan.

Nah. Dari "faidah" membaca surat Alwaqiah, orang akan diberiNya ketenangan dan kecukupan dg segala nikmatNya.. Dan kita akan dibantu agar bisa selalu bersyukur atas nikmat yg telah dikaruniakanNya pada Brader & Sista. Tentu sja Brader & Sista mau, kan, selalu bersyukur dan merasa puas dg nikmat, bagaimanapun bentuknya? Ya udah, langsung saja kita amalkan anjuran Beliau!

Yow.. Semoga Allah menjadikan Brader & Sista termasuk hamba2Nya yg selalu bersyukur.. Amin!

0 komentar:

Followers

Mbh