Kamis, 19 November 2009

Mengetahui Perbedaan Adalah Kunci Meraih Kebaikan

بسم الله الرحمن الرحيم

Saudaraku... perjalanan hidup yang penuh dinamika ini adalah kenyataan yang tetap akan menemani kita dalam beroleh kebaikan dalam segala halnya, dan kebaikan tidak akan pernah bersarang dalam pribadi kita kecuali dengan pengetahuan yang ada, pengetahuan dalam dua sisi baik yang positif atau yang negatif.

Saudaraku... mengetahui perbedaan antara perkataan yang bohong dan perkataan yang benar merupakan kunci untuk anda dapat selalu berkata jujur dan benar.

Mengetahui perbedaan antara kebathilan dan kebenaran dalam keyakinan (i'tiqod) adalah kunci untuk beri'tiqod dengan keyakinan yang benar.

Mengetahui perbedaan antara kejelekan dan kebaikan dalam perbuatan adalah kunci untuk slalu dapat berbuat baik dan santun.

Saudaraku... bukankah telah nyata dalam kehidupan ini pengaruh dari dua sisi perkara yang bertolak belakang itu? dan sungguh hati akan cenderung pada kebaikan yang ada, tapi sering nafsu mengalahkan hati kita.

Saudaraku... semua itu merupakan kekuatan ilmu yang Allah sematkan dalam hati kita, sehingga apabila kekuatan ilmu menjadi kuat dalam hati kita maka akan melahirkan hikmah yang menjadi pokok kebaikan akhlak budi pekerti, sebagaimana firman Allah dalam surat albaqoroh : 269 :
يؤت الحكمة من يشاء ومن يؤت الحكمة فقد اتي خيرا كثيرا وما يذ كر الا اولوا الالباب
"Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang alquran dan as sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki dan barang siapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar benar telah dianugrahi karunia yang banyak, dan hanya orang orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah).

Saudaraku... sebodoh bodohnya seorang hamba pasti dapat menilai bahwa kebaikan selalu membawa pengaruh pada maslahat sesama, dan kejelekan slalu membawa pribadi pada kehinaan yang membelakangi akhlak, lalu apa yang kalian tunggu dari meraih kebaikan itu? Mari sedikit demi sedikit kita mencoba untuk kembali pada uswah hasanah pribadi Rosulullah SAW dengan pengetahuan yang benar, semoga Allah meridhoi langkah kita dalam perbaikan. Wallahu muwafiq ilaa aqwaami attoriiq.. Wallahu a'lam bishawab.

Note: disadur dari ihya uluumiddin.
"ketika anda tidak dapat banyak berbagi kebaikan terhadap umat, maka ajaklah orang dalam kebaikan yang anda ketahui"

0 komentar:

Followers

Mbh