Selasa, 10 November 2009

IMAN IBARAT SEBUAH LAMPU

Untuk bisa melakukan amal seorang muslim membutuhkan iman. Karena imanlah yang menggerakkan amal. Tetapi sejauh mana tingkatan dan kualitas amal itu tergantung pada sejauh mana kekuatan iman yang bersemayam di hati.

Kekuatan iman ibarat cahaya lampu. Apabila bolalampu atau neon itu berdaya 5 atau 10 watt maka cahaya yang dihasilkan pun sedikit terang bahkan cenderung temaram. Dalam ruangan yang bercahaya lampu 5 atau 10 watt yang bisa kita lihat adalah benda-benda yang besar saja. Tetapi jika daya lampu yang kita pasang di ruangan itu 100 watt misalnya mak akan tampak benda-benda kecil bahkan jarum sekalipun.

Itulah tamsil kekuatan iman. jika iman kita rendah maka untuk melaksanakan amal itu sangatlah sulit. Untuk ibadah shalat 5 waktu saja butuh kekuatan iman apalagi untuk melaksanakan amal-amal kebaikan yang lain seperti shaum, zakat dan dakwah.
Pada kondisi iman yang lemah ini, seorang muslim masih sulit membedakan antara yang SUNNAH dan yang BID'AH, antara yang HALAL dan yang HARAM, antara yang HAQ dan yang BATHIL.
Berbeda dengan kondisi di atas, apabila imaN seseorang itu kuat maka akan terasa ringan dan mudah melaksanakan amal-amal kebaikan. Bahkan dengan kekuatan iman yang tinggi akan mampu memainkan BASHIRAH (MATA HATI) sehingga dapat menghindari perkara-perkara yang SUBHAT (RAGU-RAGU) dan MUBADZIR (SIA-SIA).

Semoga kita istiqomah dalam dakwah minhajun nubuwwah sebagai motor penggerak keimanan kita agar senantiasa memancarkan nur hidayah baik pada diri kita sendiri maupun menjadi asbab hidayah bagi orang lain...amin

0 komentar:

Followers

Mbh