Kamis, 12 November 2009

Sekecil Apapun Tidak Akan Sia-Sia

Jangan sekali-kali kau remehkan sekecil apapun kebaikan yang dapat kau lakukan. Semua akan tertulis dalam buku catatan amal, dan semua itu tidak akan luput dari pengamatan Allah.

Suatu hari ada seorang lelaki tua yang berjalan di tepi pantai di waktu subuh. Ia melihat seorang pemuda sedang memunguti ikan bintang laut yang terdampar ke daratan, lalu melemparkannya kembali ke lautan.

Lelaki tua itu mendekatainya seraya berkata, “..anak muda, mengapa kau melakukan ini?’

“Jika ikan-ikan ini tidak saya kembalikan ke laut, ia akan mati terkena cahaya matahari.” Jawab sang pemuda.

“Akan tetapi pantai ini kan panjangnya bermil-mil dan ada jutaan ikan bintang laut di sini! Sia-sia saja usahamu ini.” Kata lelaki tua dengan penuh keheranan.

Pemuda itu memandang ikan bintang laut yang ada di genggamannya, kemudian melemparkannya ke laut seraya berkata, “Bagimu mungkin sia-sia, namun bagi ikan yang satu ini mudah-mudahan usahaku tidak sia-sia.”

Sekecil apa pun kebaikan yang kita lakukan sebenarnya tidaklah sia-sia, baik untuk orang lain maupun untuk diri kita sendiri. Dan yang lebih dari itu adalah bahwa kebaikan yang kita perbuat mengalami snowball effect (semakin lama menggelinding, semakin besar bolanya). Itulah mungkin sebabnya Sayyidina Muhammad al-Bagir menasehati putranya, Sayyidina Ja’far ash-Shadiq, “..duhai anakku, sesungguhnya Allah menyembunyikan tiga di balik tiga :
1. Ia menyembunyikan ridha-Nya di dalam ketaatan kepada-Nya. Karena itu, janganlah kau remehkan sekecil apapun ketaatan karena mungkin di situlah terletak ridha-Nya.
2. Ia menyembunyikan amarah-Nya dalam maksiat. Karena itu, janganlah kau remehkan sekecil apapun perbuatan maksiat karena mungkin di situlah terletak amarah-Nya.
3. Ia menyembunyikan kekasih-Nya di antara makhluk-makhluk-Nya. Karena itu, janganlah kau remehkan sehina apapun makhluk-Nya, karena mungkin ia adalah kekasih Allah.

0 komentar:

Followers

Mbh