Senin, 09 November 2009

HIDUP INI INDAH

Matahari menyinari seisi bumi
Seperti Engkau
Menyinari perih dalam jasadku ini
Selamanya seperti hujan
Kau basahi jiwa yang kering


Hidup ini indah bila aku selalu
Ada di sisiMu setiap waktu
Hingga aku hembuskan nafas yang terakhir
Dan kita pun bertemu

Kau bagai udara yang ku hirup
Di setiap masa Engkaulah darah
Yang mengalir dalam nadiku



Maafkanlah selalu salahku
Karena Kau memang pemaaf
Dan aku hanya manusia



Hanya Kau dan aku
Dalam awal dan akhir...



Kata - kata diatas adalah sebuah lirik lagu karya Ahmad Dhani yang diberi judul HIDUP INI INDAH.
Bagi saya ini bukanlah sekedar sebuah lagu. Karena dari setiap kata mencerminkan sebuah makna yang dalam... Kau disitu bukan kau yang ditujukan pada manusia tetapi lebih kepada Sang pencipta..
menurutku ini sebuah Lagu yang luar biasa..

Hidup ini indah , bukan suatu ungkapan yang gampang kalau hati ini sedang gundah, bila hati ini sedang sedih, apalagi bila sedang dirundung musibah. Pernahkah kita berfikir bahwa apapun yang terjadi pada diri kita adalah suatu karunia dari Allah sang pencipta. kepahitan dan air mata akan memperhalus jiwa kita, membuat jiwa ini lebih peka.

kadang menilai apa yang terjadi pada diri kita adalah mengukur dengan kesuksesan orang lain, maka timbul keluh kesah, padahal kalau kita berkaca dan mau melihat kebawah, kita pasti akan selalu bersyukur.

Allah Maha Tahu dan Maha kaya, mintalah padaNya kebahagiaan dunia dan AKherat, jangan mengukur kebahagiaan dengan kasat mata, tapi ukurlah dengan mata batin, ketika kita masih merasa aman, diberi kesehatan, punya rejeki untuk menjalankan hari ini sebaiknya, kenyang, tidak kehausan, maka bukankah kita telah menggemgam dunia.

Semakin kita kaya akan semakin berkurang rasa aman kita, karena kita takut harta kita akan dirampok, anak kita diculik, mobil kita dimaling, dan lain lain. tapi hidup yang cukup akan membuat batin ini aman. Alangkah indahnya hidup ini bila kita selalu berfikir bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan Hambanya yang selalu berserah diri, beriktiar dan berdoa padaNya.

Betapa besar karunia Allah kepada hambanya, Dari Abu hurairah ra. ia berkata ; saya mendengar rasulullah saw bersabda; Alloh telah menjadikan rahmat itu seratus bagian. sembilan puluh sembilan ditahan disis- Nya, satu bagian Ia turunkan ke bumi, dari satu bagian itulah semua makhluk saling menyayangi sampai binatang itu mengangkat kakinya karena khawatir menginjak anaknya;

Dalam riwayat lain dikatakan rasulullah saw bersabda; sesungguhnya Allah mempunyai seratus rahmat dan ia menurunkan satu di antaranya itu untuk jin, manusia binatang dan serangga. dengan satu rahmat itulah mereka saling menyayangi dan dengan satu rahmat itulah binatang buas mempunya rasa kasih sayang terhadap anaknya. Adapun rahmat yang sembilan puluh sembilan . Alloh menyimpannya untuk diberikan pada hari kiamat, sebagai rasa sayang terhadap hamba-hambaNya (Hr Bukhari dan muslim)

Dari umarah Al-bara bin azib ra, ia berkata; rasulullah saw bersabda ;hai fulan apabila kau hendak tidur maka bacalah ALLAAHUMA ASLAMTU NAFSII ILAIKA WAWAJJAHTU DHAHRII ILAIKA RAGHBATAN WARAHBATAN ILAIKA LAA MALJA'A WALAA MANJAA MINKA ILLAA ILAIKA AAMANTU BIKITABIKAL LADZII ANZAKTA WA NABIYYIKAL LADZI ARSALTA (Ya Alloh saya menyerahkan diri kepada-Mu saya menyerahkan segala urusanku kepada-Mu dan saya menyandarkan punggungku kepada-Mu karena mengharap dan takut kepada-Mu tidak ada tempat kembali dan tidak ada tempat berlindung kecuali hanya kepada-Mu saya percaya dengan sepenuh hati terhadap kitab-Mu yang telah engkau turunkan terhadap Nabi-Mu yang telah engkau utus) dengan membaca doa ini apabila kalian mati pada malam itu maka matinya dalam keadaan bersihn dari dosa dan jika kamu masih hidup sampai pagi harinya maka kamu akan memperoleh kebaikan (hr Bukhari dan muslim)

Jadi hadapilah hidup ini dengan senyum dan rasa syukur, karena kebaikan adalah dari Allah.

0 komentar:

Followers

Mbh