Selasa, 10 November 2009

RUNTUHNYA KEKHALIFAHAN TURKI OTTOMAN

Kemunduran dan Kehancuran Kerajaan Turki Usmani, Secara garis besar kemunduran Usmani mulai terasa sejak pemerintahan Sultan Salim II yang menggantikan Sultan Sulaiman Al Qanuni pada 1566-1574 M.Di lihat dari faktor-faktor yang menyebabkan keruntuhan Kerajaan Turki Usmani yang secara perlahan selama tiga abad dapat dilihat melalui beberapa faktor.Diantaranya melemahnya semangat Yenisari sehingga menyebabkan berbagai wilayah lepas dari kekuasaan Turki Usmani, hal ini sudah mulai menunjukkan tanda-tandanya yaitu saat kekuasaan Salim II, dimana ia menderita kekalahan dari serangan pasukan gabungan armada Spanyol, bandulia, dan armada Sri Paus di tahun 1663 M. Pasukan Usmani juga mengalami kekalahan dalam pertempuran di Hungaria di tahun 1676 M.

Pada 1669 M, Turki Usmani mengalami kekalahan di Mohakez sehingga terpaksa menandatangani perjanjian Karlowitz yang isinya kerajaan Usmani harus menyerahkan seluruh wilayah hungaria dan pada 1770 M pasukan Rusia mengalahkan pasukan Usmani di asia kecil.Luasnya wilayah dan buruknya sistem pemerintahan pasca sulaiman Al qanuni juga membuat hilangnya keadilan, dan merajalelanya korupsi dikalangan istana.

Heterogenitas penduduk menyebabkan kurangnya semangat persatuan. Terlebih Usmani merupakan kerajaan ayng coraknya militer. Padahal militerisme diakui sangat sulit untuk membentuk suatu persatuan.Sangat disayangkan pula bila kehidupan istana jauh dari nilai-nilai keislaman, justru sikap bermegah-megahan dan istimewa serta memboroskan uang terjadi pula di kerajaan turki Usmani. Hal ini setidaknya terjadi akibat pengaruh kehidupan barat yang masuk ke istana. Terlebih pemborosan harta ini terjadi saat perekonomian mulai mengalami kemerosotan yang sangta tajam, apalagi untuk pembiayaan angkatan perang yang diharapkan mampu meraih ghanimah malah mengalami kekalahan yang berturut-turut.Kemuduran di kalangan istana ini, diambil kesempatan oleh wilayah-wilayah turki dalam upaya memerdekakan diri. Terlebih setelah munculnya semangat nasionalisme. Bangsa-bangsa yang tunduk pada usmani, mulai menyadari akan kelemahan kerajaan tersebut.

Maka walaupun kerajaan usmani memperlakukan mereka sebaik mungkin, namun dalam benak mereka tetap saja bila Usmani adalah penjajah yang datang menyerbu dan menguasai wilayah mereka. Dimulailah usaha untuk melepaskan diri dari pemerintahan Usmani, di Mesir misalnya, Yenisari justru bekerjasama dengan dinasti mamalik dan akhirnya berhasil merebut kembali wilayah mesir pada 1772 M hingga kedatangan Napoleon pada !789 M.

Kemajuan teknologi barat juga tidak bisa dilepaskan sebagai salah satu faktor penentu kehancuran wilayah turki usmani, dimana sistem kemiliteran bangsa barat selangkah lebih maju dibandingkan dengan kerajaan turki usmani. Oleh karena itu saat terjadi kontak senjata maupun peperangan yang terjadi belakangan, tentara turki selalu mengalami kekalahan. Terlebih Turki Usmani sangat tidak mendorong berkembangnya ilmu pengetahuan, maka otomatis peralatan perangnya pun semakin ketinggalan jaman. Saat Turki Usmani mulai berbenah, sudah terlambat karena wilayahnya sedikit demi sedikit mulai menyusut karena melepaskan diri dan sulit untuk menyatukannya kembali.Akhirnya pada 1924, Kemal Attaturk memaksa Sultan Hamid II untuk menyerahkan kekuasaan Turki Usmani setelah kemal melakukan gerakan pembaharuan melalui Turki Muda nya, dan penyerahan kekuasaan ini menjadikan Turki Usmani telah berakhir riwayatnya dan kemudian digantikan oelh Republik Turki yang sekuler.

Kehancuran Kerajaan Turki Usmani ini, membuat bangsa-bangsa eropa semakin mudah menguasai dan menjajah wilayah-wilayah ynag dulu diduduki oleh Usmani yang mayoritas muslim. Maka sejak itulah umat islam berada dalam situasi dijajah oleh bangsa non muslim. Sungguh ironis karena ini lebih baik oleh bangsa turki karena bagaimanapun juga Turki Usmani adalah muslim.

KEBIJAKAN MUSTAFA KEMAL ATTATURK KETIKA MEMERINTAH TURKI MODERN

Semboyan Kemal Attaturk selama memerintah Turki adalah westernsasi, sekulerisasi dan nasionalisme. Dalam lapangan agama dan kebudayaan, Mustafa kemal membuat sejumlah kebijakan yang sama sekali baru. Pada 28 Juni 1928 misalnya ia memperkenalkan bangku gereja serta jam kamar ke dalam masjid, orang shalat dengan memakai sepatunya, menggunakan bahasa turki dalam shalat. Dan untuk membuat agar masjid tersebut indah serta memperoleh inspirasi spiritual maka masjid perlumelatih para musikus dan alat-alat music.

Jelas sekali bahwa Mustafa Kemal membawa unsur-unsur Kristen dalam aspek keagamaan islam yang suci dengan alasan bahwa sebuah Negara modern yang barat harus memasukan semua aspek tersebut ke dalam masjid.

Di samping itu Mustafa Kemal membuat kebijakan-kebijakan yang intinya adalah berupaya meningkatkan masyarakat turki kepada satu tingkat peradaban kontemporer dan untuk memelihara karakter sekular republic turki. Diantara kebijakan itu adalah:

1. Undang-undang tentang unifikasi dan sekularisasi pendidikan tanggal 3 maret 1924;
2. Undang-undang tentang kopiyah, tanggal 25 november 1925;
3. Undnag-undang tentang pemberhentian petugas jamaah dan makam, penghapusan lembaga pemakaman, tanggal 30 november 1925;
4. Peraturan sipil tentang perkawinan, tanggal 17 februari1926;
5. Undang-undang pemakaian huruf latin untuk abjad turki dan penghapusan tulisan arab, tanggal 1 november 1928;
6. Undang-undang tentang larangan menggunakan pakaian tradisional, tanggal 13 desember 1934.

Mustafa Kemal dalam kebijakannya memang dikenal sangat radikal. Mulai tahun 1920 ketika idenya untuk memisahkan antara agama dengan Negara (sekularisasi) diterima oleh MNA, yangmengakibatkan kedaulatan sultan menjadi terbatas sebab semuanya kini ada di tangan rakyat.

Pada tahun 1922 Mustafa Kemal menyatakan bahwa jabatan kekhalifahan masih ada namun sebatas sebagai jabatan spiritual, sedangkan kewenangan duniawinya ditiadakan. Sebelum pada akhirnya jabatan khalifah dihapuskan, sekitar tahun 1923 Mustafa kemal merubah bentuk Negara dari khilafah menjadi republic dan islam menjadi agama Negara. Maka pada tahun 1924, tepatnya tanggal 3 maret 1924, Mustafa Kemal melalui MNA menyatakan bahwa jabatan Khilafah dihapuskan.

Penghapusan ini disusul selanjutnya dengan mendeklarasikan Turki sebagai Negara sekuler dan menghapus islam sebagai agama Negara tahun 1937. Sebelum menjadi Negara sekuler Mustafa Kemal telah meniadakan institusi-intsitusi keagamaan dalam pemerintahan yaitu:

1. Penghapusan Biro Syaikul Islam (1924)
2. Penghapusan kementrian syariat;
3. Penghapusan mahkamah syariat.

Pengaruh sekularisai yang dijalankan oleh Mustafa Kemal diakui sebagai kemenangan gerakan Turki Muda dalam menggulingkan kekuasaan khilafah dengan basis westernisasi yang dijiplaknya habis-habisan maka tidaklah mengherankan bila kebijakan Mustafa Kemala banyak yang bertentangan dengan kebijakan islam seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

3 komentar:

eky mengatakan...

saya tidak ridho dengan keputusan mustafa kemal yg menjatuhkan agama

Yohanes Firdaus mengatakan...

Yah begitulah roda kehidupan kadang diatas kadang dibawah semua sudah ada yg mengatur. Jadi kita belajar saja dari sejarah. Bangsa barat/Kristen yg sebelum abad 16 dizaman kegelapan karena Agama/Paus sangat dominan memutar balikkan ayat2 Bibel sesuka hati dan untuk kepentingannya. Setelah abad 16 bangkit zaman renaisance sehingga science di no 1 kan. Eh Orang muslim malah terbalik masuk jaman kegelapan setelah abad ke 16. KArena science muslim yg tadinya maju di gencet dg syariah2 dan fatwa2 Ulama yg menghancurkan science.
Contoh yg paling mudah ya teori Darwin.
Makanya betul itu ada Sekuler. Agama dan Science tidak bisa saling mencampuri. Tapi mereka berjalan beriringan. Karena kita masih hidup didunia science harus tetap dimajukan. Einstein bilang Agama tampa Ilmu pengetahuan adalah timpang Sedang Ilmu pengetahuan tampa Agama adalah buta.


Yohanes Firdaus mengatakan...

Yah begitulah roda kehidupan kadang diatas kadang dibawah semua sudah ada yg mengatur. Jadi kita belajar saja dari sejarah. Bangsa barat/Kristen yg sebelum abad 16 dizaman kegelapan karena Agama/Paus sangat dominan memutar balikkan ayat2 Bibel sesuka hati dan untuk kepentingannya. Setelah abad 16 bangkit zaman renaisance sehingga science di no 1 kan. Eh Orang muslim malah terbalik masuk jaman kegelapan setelah abad ke 16. KArena science muslim yg tadinya maju di gencet dg syariah2 dan fatwa2 Ulama yg menghancurkan science.
Contoh yg paling mudah ya teori Darwin.
Makanya betul itu ada Sekuler. Agama dan Science tidak bisa saling mencampuri. Tapi mereka berjalan beriringan. Karena kita masih hidup didunia science harus tetap dimajukan. Einstein bilang Agama tampa Ilmu pengetahuan adalah timpang Sedang Ilmu pengetahuan tampa Agama adalah buta.

Followers