Senin, 09 November 2009

Merenungi Kematian

Asalamualaikum.........
Dengan menyabut nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang
Teman2ku satu iman perlu kita ketahui sebenarnya kita ini sedang berjalan menujuh kematian...........ketahuilah bahwa kematian itu suatu hal yang pasti kita tidak bisa lari dari kematian.Seperti firman ALLAH Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan." (QS AL-JUMU'AH : 8)
kematian itu seperti air sungai yang mengalir dan air itu pasti akan sampai ke laut lepas.Itu seperti kita yang berjalan menuju kematian,kita cepat atau lambat pasti akan sampai pada kematian itu.Kita harus merenungi kematian seperti sabda RASULULLAH : Orang yang pandai ialah orang yang memikirkan kematian"
Dan Setelah kematian itu masih ada siksa kubur.Apakah kita akan selamat dari himpitan kubur.Asal kita ketahui sahabat RASULULLAH saja yang ber nama sa'ad bin mu'adz dia adalah seorang hakim yang sangat adil saat itu dia mati dalam keadaan syahid.Kematiannya itu mengguncang Arasy' dan ke syahidannya itu di saksikan oleh 70.000 malaikat tetapi dia masih merasakan himpitan kubur walau hanya satu kali.seperti sabda RASULULLAH "Segala puji hanya bagi Allah, kalau ada orang yang selamat dari himpitan kubur, Sa'ad lah orangnya. Ia dikenai satu himpitan, kemudian Allah membebaskannya." (HR Ibnu Sa'ad dan Abu Na'im dari jalur Muhammad bin Munkadir)
Bayangkan seorang sahabat RASUL saja masih di kenai himpitan kubur.Apalagi kita yang ga ada jaminan untuk selamat dari himpitan kubur.Oleh karena itulah mari sama2 kita renungi kematian karena orang yang pandai ialah orang yang merenungi kematian.Insya ALLAH dengan kita merenungi kematian kita akan takut untuk melakukan maksiat karena kita selau mengingat kematian itu.
Hanya itu saja yang saya bisa beritahukan,saya hanyalah manusia biasa yang tak luput dari kesalahan.Oleh karena itulah saya mohon maaf apabila ada perkataan dalam tulisan saya yang tidak berkenan di hati teman2 saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.Saya hanya menjalankan tugas saya sebagai seorang muslim untuk saling mengingatkan.Segala kekurangan adalah milik saya dan segala kesempurnaan adalah kepunyaan milik ALLAH.Akhir kata saya ucapkan......Asalamualaikum......

0 komentar:

Followers

Mbh