Jumat, 06 November 2009

Kesalahan Seorang Kakek

Seorang kakek menangis di sebuah kuburan tua pada suatu sore.
Seorang pemuda mengamatinya dari kejauhan. Karena penasaran, tanpa bersuara didekatinya kakek tersebut.

"Aku mencintaimu.. aku mencintaimu.. aku mencintaimu.. aku mencintaimu sayang,.." terdengar oleh sang Pemuda sedu suara kakek itu berulang-ulang.

Sang pemuda berpikir mungkin yang dikubur anaknya yang mati karena perang atau sakit.

Pada sore berikutnya, ternyata kakek itu masih datang, dan datang lagi pada sore-sore selanjutnya. Dan masih membawa bunga segar, sambil menangis di pusara tua.

Tak kuat dengan rasa penasarannya, pemuda itu memberanikan diri bertanya, "Kek.." disentuhnya pundak si Kakek. Kakek itu menoleh sambil mengusap air matanya.

"Siapa yang dikubur di bawah sana, Kek?"

"Istriku. Aku telah menikah dengannya selama 27 tahun. Ia meninggal 5 tahun yg lalu."

"Kenapa Kakek tiap sore menangis di sini? Apa Kakek punya kesalahan yang besar?"

"Besar. Besar sekali." sang Kakek kembali terisak.

"Sudahlah Kek, istri kakek pasti memaafkan kakek. Saya dengar kakek mengucapkan kata cinta kakek berkali-kali." jawab pemuda itu.

Tangis kakek tua itu makin menangis menjadi-jadi.

"Itulah kesalahan terbesarku anak muda. Aku sangat mencintainya, namun aku tak mengungkapkan itu padanya, selama dia masih hidup...."


Dikirim Oleh Ibu Liza Ariani

0 komentar:

Followers

Mbh