Minggu, 29 November 2009

MENYEMAI MAKNA DALAM FITRAH

Assalamu'alaikum Wr Wb.

Sahabat...
Ada satu ungkapan "Tak ada yang tak berubah didunia ini". Semua berubah, seperti halnya kupu-kupu. Sebelum menjadi kupu2, ia hanya sebutir telur yang menetas menjadi ulat, terus menjadi kepompong. Baru setelah itu menjadi kupu-kupu. Begitu pula kita manusia dari janin menjadi bayi, anak2 dan seterusnya sampai menjadi sosok kita saat ini.

Sahabat...
Semua hal di dunia ini melakukan hal yang sama, berproses. Berubah dalam detik yang kita kita lewati. Kalau kita tarik dalam konteks kita manusia, proseslah yang menjadi penentu baik, buruk serta kualitas kita hingga saat ini. Islam dalam segala hal meraih sangat memperhatikan prosesnya juga nilai dan kualitas amal kita.

Sahabat...
Selanjutnya nilai dan kualitas tsb dapat menyandangkan sebutan pada pelakunya. Maka seseorang maling akan disebut maling, permpok, koruptor, pedagang, pengusaha atau industrialis ditentukan oleh prosesnya dlm memperoleh materi dari hasil jerih payahnya. Ketika proses itu dilakukan terus menerus maka proses akan mengkristal menjadi budaya.. Kita sering mendengar istilah perilaku budaya korupsi dan lain sebagainya.

Sahabat...
Tidak sepenuhnya benar atas satu ungkapan "Tidakk ada yang tidak berubah di dunia" ini.
Ada yang tidak berubah di dunia ini..?
Apa yang telah kita perbuat didetik yng telah kita lewati. Kita tidak akan mungkin bisa mengubah kembali. Itulah yang tidak berubah di dunia ini.

Sahabat...
Mungkin sebagian kita atau mungkin kita sendiri terlalu sibuk memikinkan apa yang tidak kita dapat pada detik ini. Namun terlalu abai akan apa yang telah kita perbuat pada detik yang terlewati.

Sahabat...
Dari sinilah pentingnya berproses yang benar dari setiap detik yang kita lewati agar tidak menyimpang dari nilai yang mendasarinya. Fitrah.

Sahabat...
Kerangka kepribadian keislaman seorang muslim terbentuk melalui proses penguatan keimanan. Sdangkan Efektifitas proses penguatan keimanan seseorang tdk hanya melalui transformasi pengetahuan atau doktrin saja, ada yg lebih efektif, melalui pembuktian atas kejujuran iman dan amal salih kita.

Sahabat...
Amal2 itulah yang sesungguhnya menjadi bagian dari proses penyempurnaan diri kita dengan identitas budaya yang jelas. Dengan kata lain, proses pembentukan budaya haruslah berjalan selaras dgn pembuktian amal salih kita, amal yang diterima Allah SWT. Amin.

Sahabat...
Di sisi lain, ungkapan proses menunjukan kejadian yang berulang dilakukan yg semakin lama kekuatanya smakin mengkristal, mencapai kekuatan yang sulit kembali ke kondisi awal..
Semoga dalam berprosesnya kita selalu ada tilik amal dari detik yang tlah kita lewati. Wallahu a'lam..

Sahabat...
Untuk yang baru bergabung saya ucapkan terima kash dan salam kenal dari saya. Saya tunggu atensi2 sahabat semua untuk menambah keilmuan kita semau. Mohon maaf jika ada salah kata atau ada satu kesan menggurui. Sungguh saya tidak ada maksud demikian, ini dikarenakan kefakiran saya akan tatabahasa..
Akhirul kalam..
Wasalamu'alaikum Wr Wb

0 komentar:

Followers

Mbh