Minggu, 29 November 2009

Habbatussauda, Penyembuh dari setiap penyakit kecuali kematian

APA ITU HABBATUSSAUDA/NIGELLA SATIVA/BLACK SEED...?


Tumbuhan herba, BLACK SEED dipercaya berasal dari daerah Mediterania namun dikembangbiakan di berbagai belahan dunia, termasuk Saudi, Afrika Utara, dan sebagian Asia.
Bentuknya kecil dan berserabut, berukuran tidak lebih dari 3 mm panjangnya, BLACK SEED merupakan tumbuhan bunga fennel biasa(Nigella Sativa) keluarga buttercup (Ranunculaceae).

Terkadang ada salah persepsi antara NIGELLA SATIVA dengan tumbuhan herbal fennel (Foeniculum vulgare). Ada dua macam tumbuhan ini, berwarna ungu kebiru-biruan atau putih. Pusat pertumbuhan bunga tersebut pada bagian cabang di semua tangkainya saat daunnya saling tumbuh berseberangan secara berpasangan. Daun di bagian bawah bentuknya kecil dan pendek, sedangkan bagian atas lebih panjang (6-10 cm). Batang bunga tersebut bisa mencapai ketinggian 12 sampai 18 inchi sehingga kebagian buahnya, BLACK SEED yang matang.

NIGELLA SATIVA mengembangbiakan dirinya sendiri dan bentuknya sebuah kapsul buah yang mengandung banyak seed trigonal putih. Saat kapsul buah tersebut matang, ia akan membuka dan seed yang ada didalamnya akan mengudara, berubah menjadi hitam warnanya ( BLACK SEED ). NIGELLA SATIVA atau BLACK SEED dikenal dengan banyak nama berbeda disetiap tempat. Ada yang menyebutnya Black caraway, ada juga menyebutnya black cumin (Kalonji), atau bahkan coriander seeds.

Dalam bahasa inggris, tanaman NIGELLA SATIVA lebih sering mengacu pada “ Love in a Mist”. Selain itu NIGELLA SATIVA, yang lebih dikenal dan dipakai sejak masa dahulu ini juga disebut Shonaiz di Persia. Hal yang paling berhubungan tentang black seed adalah bahwa tumbuhan ini merupakan bagian dari sebuah pendekatan religius untuk kesehatan dan keseharian manusia. Dengan cara ini, kandungan nutrisi dan fungsi penyembuh yang banyak dalam seed ini dapat membangun system kekebalan tubuh sepanjang hari, dan juga menyediakan sumber yang optimal untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit.

Black Cumin (Nigella sativa) Seed kaya akan kandungan nutrisi Monosaccharides (molekul gula tunggal) dalam bentuk glukosa rhamnose, xylose, dan arabinose. Black Cumin (Nigella sativa) Seed mengandung non-starch polysaccharide yang berfungsi sebagai sumber serat diet yang sangat berguna. Lima belas asam amino membentuk protein yang mengandung Black Cumin (Nigella sativa) Seed, termasuk delapan dari asam amino penting. Asam amino tidak dapat disintesis secara cukup didalam tubuh kita, sedangkan kita memerlukannya untuk menjaga berat badan. Black seed mengandung Arginine yang penting pada masa pertumbuhan. Analisis kimia lanjutan menemukan bahwa Black Cumin (Nigella sativa) seed mengandung karotin, yang diubah menjadi liver oleh vitamin A.

Black Cumin (Nigella sativa) Seed juga merupakan sumber kalsium, zat besi, sodium, dan potassium. Dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit dalam tubuh, fungsi utama elemen-elemen ini memiliki peranan penting dalam membantu bermacam enzim lainnya. Balck Cumin dan Minyak Black Cumin kaya akan asam lemak, terutama asam lemak esensial tak jenuh ( asam Linoleic dan Linolenic). EFA, terdiri dari asam alfa-Linolenic (omega 3) dan asam Linoleic (omega 6), adalah pembentuk sel dan substansi yamg tidak dapat dibentuk dalam tubuh dan oleh karena itu harus mendapat asupan atau melalui makanan yang memiliki kandungan EFA tinggi.

Dalam Islam, ini dianggap sebagai salah satu bentuk terbesar obat penyembuhan yang tersedia. Nabi Muhammad Salallohu 'alaihi wassalam pernah menyatakan bahwa black seed dapat menyembuhkan setiap penyakit kecuali kematian-seperti diceritakan dalam berikut hadits:


[Sahih Muslim : Book 26 Kitab As-Salam, Number 5489] [Sahih Muslim: Book 26 Kitab As-Salam, Number 5.489]

Abu Huraira (Radi Allah anhu) melaporkan bahwa dia mendengar Rasulullah saw (sal-Allahu-alleihi-wasallam) yang mengatakan: Nigella benih adalah penyembuh bagi setiap penyakit kecuali kematian.

Khalid bin Saad Radi Allah anhu: Kami keluar dan Ghalib bin Abjar Radi Allah anhu menemani kami. Ia jatuh sakit di tengah jalan dan ketika kami tiba di Madinah dia masih sakit. Ibnu Abi 'Atiq datang untuk mengunjungi dia dan berkata kepada kami, "Perlakukan dia dengan jintan hitam. Ambil lima atau tujuh biji dan menghancurkan mereka (mencampur bubuk dengan minyak) dan drop campuran yang dihasilkan ke kedua lubang hidung, untuk' Aisha telah diriwayatkan untuk saya bahwa ia mendengar Nabi berkata, 'Ini jintan hitam obat yang menyembuhkan untuk semua penyakit, kecuali As-Sam. " 'Aisha berkata, "Apa itu As-Sam?" .' Dia berkata, 'Kematian. " " (Bukhari) "(HR Bukhari)

[Sahih Muslim : Book 26 Kitab As-Salam, Number 5490] [Sahih Muslim: Book 26 Kitab As-Salam, Number 5.490]

Dari Abu Huraira (Radi Allah anhu) bahwasanya Rasulullah (sal-Allahu-alleihi-wasallam) bersabda: Tidak ada penyakit Nigella benih yang tidak memberikan obat.

Nigella sativa (Black Seed) ditemukan didaerah pekuburan Tutankhamen, memiliki peranan penting dalam praktek kehidupan Mesir kuno. Walaupun peranan pentingnya dalam kehidupan Mesir kuno tidak diketahui secara pasti, namun kita tahu bahwa apa yang dilakukan untuk Raja pada saat itu pastilah sesuatu hal yang sangat hati-hati dan terbaik.

Referensi tullisan pertama tentang Black seed pertama kali ditemukan dibuku Isaiah dalam Old Testament. Isaiah menjelaskan. “For the black cumin is not threshed with a threshing sledge, nor is a cart wheel rolled over the cumin, but the black cumin is beaten out with a stick, and the cumin with a rod.” (Isaiah 28:25, 27 NKJV). Easton 's Bible Dictionary menjelaskan bahwa bahasa Yahudi untuk kata black cumin, “ketsah,” mengacu pada “pasti Nigella Sativa”, merupakan ordo Ranunculaceae yang tumbuh liar di negara-negara Mediterania, dan dikembangbiakkan di Mesir dan Siria.”
Dioscoredes, ahli fisika Yunani di abad kesatu, melaporkan bahwa black seed dipakai untuk mengobati sakit kepala, hidung tersumbat, sakit gigi, dan penyakit internis. Selain itu, juga digunakan untuk membantu masa menstruasi dan meningkatkan produksi susu pada ibu menyusui.

Tokoh muslim, Al Biruni (973-1048), yang menggabungkan obat-obatan leluhur India dan Cina menyebutkan bahwa black seed adalah sejenis biji-bijan yang disebut dengan alwanak dalam bahasa Sigzi. Kemudian, pernyataan ini dibenarkan oleh Suhar Bakht yang menjelaskan bahwa black seed sebagai habb-i-Sajzi (viz. Biji-bijian Sigzi). Referensi “biji-bijian” ini memungkinkan orang menggunakannya sebagai bahan nutrisi di abad ke 10 dan 11 Masehi.

Dalam system pengobatan di Greco-Arab/Unani-Tibb, yang berasal dari Hippocrates, Galen dan Ibnu Sina, black seed merupakan penyembuh yang bernilai dalam mengobati disfungsi pencernaan dan hepatitis dan digambarkan sebagai stimulan untuk kondisi-kondisi berbeda, pereda demam tinggi.

Ibnu Sina (980-1037), dalam karya terbesarnya “ The Canon of Medicine,” dianggap banyak orang sebagai buku paling terkenal di dunia kedokteran, di Timur atau Barat, menyatakan black seed sebagai “menstimulasi energi di tubuh dan membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat”

Black seed juga termasuk dalam daftar obat-obat alamiah Al-Tibb al-Nabawi, dan menurut tradisi, “Memakai Black Seed dapat mengobati semua penyakit, kecuali kematian.” Referensi kenabian dalam mendeskripsikan black seed sebagai “penyembuh segala penyakit” tidak terlalu dibesar-besarkan ketika pertama kali muncul. Penelitian sebelumnya telah menyediakan bukti yang mengindikasikan bahwa black seed memiliki kemampuan yang nyata dalam meningkatkan system kekebalan tubuh manusia jika digunakan sepanjang waktu. Kalimat Nabi “mengandalkan pemakaian seed” juga menganjurkan untuk pemakaian seed secara konsisten.

Black seed secara tradisional dan sukses digunakan dinegara-negara Timur Tengah dan Timur Jauh selama berabad-abad untuk mengobati penyakit ringan termasuk asma dan bronchitis, rematik dan luka radang, meningkatkan produksi susu buat ibu hamil, mengobati gangguan pencernaan, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan pencernaan dan pembuangan, dan melawan infeksi parasit. Minyaknya telah digunakan untuk mengobati penyakit kulit, seperti eczema dan luka radang dan mampu mengobati gejala meriang.

Banyaknya fungsi yang bisa didapatkan dari black seed ini, yang dalam bahasa Arab disebut habbatu barakah, yang berarti “Biji-bijian yang mengandung rahmat”

Selama berabad-abad, minyak dan herba Black Seed telah digunakan oleh jutaan orang di Asia, Timur Tengah, dan Afrika untuk menjaga kesehataannya. memiliki aroma, bentuk yang sama seperti biji wijen, namun berwarna hitam, black seed telah digunakan secara tradisional untuk berbagai keperluan dan penyembuhan penyakit yang berhubungan dengan sistem pernafasan, perut dan saluran pencernaan, gangguan pada lambung dan liver, sistem kekebalan tubuh, dan untuk menjaga kesehatan secara baik.

Black Seed dikenal juga dengan Black Cumin, Black Caraway Seed, Habbatul Baraka (the Blessed Seed-biji yang mengandung berkah), dan bahasa latinnya “Nigella Sativa”.

Sejak tahun 1959, telah lebih dari 200 studi dari Universitas international dan artikel yang dipublikasikan dalam bermacam jurnal ilmiah membuktikan pangkuan terhadap produk yang telah digunakan secara tradisional sejak 1400 tahun yang lalu ini. Meskipun Black Seed murni adalah produk yang sangat efektif, namun demikian banyak penelitian telah dilakukan untuk membuat campuran dengan produk lainnya untuk memberikan efek yang lebih baik.

Black Seed kaya akan komposisi kimia yang sangat beragam. Selain kandungan utamanya, crystalline nigellone, Black Seed mengandung 15 macam asam animo, protein, karbo hidrat, keduanya dalam bentuk fixed oils (84% asam lemak, termasuk linolenic dan oleic), dan minyak volatile, alkaloids, saponin, dan crude fiber, juga mengandung bermacam mineral seperti : kalsium, sodium dan potasium. Selain itu, masih banyak kandungan penting lainnya yang belum teridentifikasi, sementara penelitian terhadap produk ini masih terus berlangsung di seluruh penjuru dunia.

Detoksifikasi Pada Pengobatan Alami Habbatussauda

Salah satu efek dari mengkonsumsi habbatussauda adalah terjadi proses detoksifikasi (detoks) yaitu proses pengeluaran racun atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Pembersihan dan detoks meningkatkan proses alamiah pengeluaran toksin dari dalam tubuh kita.

Organ vital yang menjadi target dalam program pembersihan racun yang efektif adalah usus besar (pengeluaran) dan liver (detoksifikasi). Hampir semua penyakit degeneratif dapat dihubungkan dengan kondisi keracunan dalam saluran usus (intestinal toxemia).

Mengapa? Karena setiap jaringan dalam tubuh mendapatkan makanan dari darah, dan darah mendapatkan dari usus. Setiap zat yang masuk ke dalam tubuh kita akan terserap ke dalam darah melalui dinding-dinding usus. Artinya, toksin yang berada di usus juga akan ikut beredar bersama aliran darah sampai ke sel-sel di seluruh penjuru tubuh kita.

Toksin-toksin inilah yang menyumbangkan terjadinya berbagai kondisi penyakit kronis, akut, dan degenratif. Begitu juga menurunnya tingkat energi dan penuaan dini.

Manfaat detoks bagi tubuh dan kesehatan antara lain:

* Meremajakan sel-sel sehingga kulitpun menjadi bersih, sehat, kencang, dan lembut.
* Menurunkan kelebihan berat badan
* Meningkatkan energi
* Peningkatan indera penciuman, perasa, dan pendengaran
* Pengerutan tumor (jika ada)
* Peradangan pada kelenjar getah bening hilang
* Melancarkan peredaran darah dan getah bening
* Memperbaiki daya ingat
* Menghilangkan gejala-gejala penyakit seperti alergi, sakit kepala, kembung, dan sebagainya
* Memperbaiki kadar gula darah dan tekanan darah
* Memperbaiki fungsi liver dan ginjal
* Meningkatkan daya tahan tubuh

Sedangkan krisis penyembuhan yang biasa terjadi sebagai reaksi dari proses detoksifikasi antara lain:

* Gejala demam atau flu
* Diare atau sebaliknya, malah mengalami sembelit (susah buang air besar). Jika terjadi sembelit, bias dibantu dengan enema atau kolonhidroterapi (cuci usus)
* Nyeri otot atau sendi
* Sakit kepala atau migraine (umumnya pada perokok dan peminum alkohol)
* Mual-mual atau kembung
* Lesu
* Banyak mengeluarkan riak atau lender
* Gatal-gatal atau berjerawat (jika sebelumnya mempunyai masalah dengan kulit
* Nafas bau dan muncul lapisan tebal pada permukaan lidah (dapat dikerok dan dibersihkan dengan sendok atau alat khusus pengerok lidah)
* Mudah merasa kedinginan (karena suhu tubuh menurun)
* Gangguan emosional (uring-uringan atau emosional)

Krisis penyembuhan ini tidak berlangsung lama, akan berakhir 2-3 hari tergantung pada kondisi kesehatan seseorang.

Tidak semua orang yang mengkonsumsi produk habbatus sauda ini mengalami proses detoksifikasi, tergantung kondisi daya tahan tubuh (imunitas) yang dimiliki.

Pada saat terjadi proses detoksifikasi atau timbulnya berbagai gejala sebagai reaksi atau bukti bereaksinya habbatus sauda, tindakan yang dilakukan adalah:

1. Tidak usah khawatir, karena hal ini adalah bukti bereaksinya/bekerjanya habbatus sauda di dalam tubuh kita.
2. Teruskan minum habbatus saudanya jangan dihentikan
3. Perbanyak minum air putih
4. Kurangi dosis pemakaian, misalkan dari 2×2 kapsul sehari menjadi 2×1 kapsul atau 1×2 kapsul sehari
5. Konsultasikan ke orang-orang yang lebih paham tentang penggunaan habbatus sauda

0 komentar:

Followers

Mbh