Minggu, 29 November 2009

HIKMAH

I. Lima macam yang dicintai dan lima perkara yang dilupakan:
Nabi Muhammad saw telah bersabda yang artinya:
"Akan datang satu masa pada umatku, ketika itu mereka mencintai lima perkara dan melupakan lima perkara yaitu:
1. Mereka mencintai kepada dunia dan lupa kepada akhirat.
2. Mereka mencintai kepada kehidupan dan lupa kepada kematian.
3. Mereka cinta kepada istana (rumah megah) dan lupa kepada kuburan.
4. Mereka cinta kepada harta dan lupa kepada perhitungan di akhirat.
5. Dan mereka cinta kepada makhluk dan lupa kepada Allah."

II. Indahnya iman dan amal soleh:
Pernah diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad saw pernah bersabda yang artinya:
"Ada dua perkara yang tidak ada sesuatu yang lebih baik dari keduanya:
1. Beriman kepada Allah.
2. Memberi manfaat kepada muslimin.
Dan ada dua perkara yang tidak ada sesuatu yang lebih buruk dari keduanya:
1. Mensyirikkan Allah.
2. Menyakiti kaum muslimin."

III. Tiga perkara yang harus kita jauhi sbg orang yg beriman:
Telah bersabda Nabi Muhammad saw yang artinya:
" Barang siapa yang bangun di waktu pagi sambil mengeluh karena kesusahan hidup, maka seolah-olah ia mengeluh karena perbuatan Tuhannya. (Tidak ridho dg ketentuan Allah SWT)
Barang siapa menjadi sedih hanya karena perkara-perkara dunia bererti ia telah marah kepada Allah. (misal hanya gara2 kehilangan masalah dunia misal uang sudah bilang takdir kejam, Allah tdk sayang dsb yg jelek2)
Dan barang siapa merendahkan dirinya kepada orang kaya karena kekayaanya maka telah hilang dua pertiga agamanya."

IV. Empat perkara yang berharga dalam diri manusia:
Telah bersabda Nabi Muhammad saw yang artinya:
"Ada empat macam yang berharga dalam diri manusia dan ia bisa hilang dengan empat sebab. Adapun yang berharga itu ialah akal, agama, malu dan amal soleh. Maka akal bisa hilang disebabkan marah. Agama bisa hilang disebabkan dengki. Malu bisa hilang disebabkan tamak dan amal soleh bisa terhapus disebabkan suka menceritakan keburukan orang lain (dg tujuan merendahkan)"

tambahan sedikit: boleh menceritakan keburukan orang lain bila jelas2 dia telah berbuat buruk dg tujuan "peringatan" agar tidak banyak orang terkena pengaruh buruknya, dan boleh juga menceritakan keburukan orang lain dlm peran sebagai saksi dlm persidangan demi keadilan

0 komentar:

Followers

Mbh