Minggu, 29 November 2009

Menegakkan KHILAFAH bukan MIMPI

Sering kali kita mendengar ada tuduhan-tuduhan yg dikeluarkan dari orang-orang ataupun kelompok sekuler yg mengatakan bahwa khilafah mustahil untuk bisa ditegakkan kembali. Khilafah hanya sebuah mimpi utopis belaka. Dengan berbagai alasan diantaranya : (1). Amerika Tidak akan membiarkan KHilafah tegak ; (2). Kuatnya ide CInta Tanah Air (Nasionalisme) ; (3). Dunia ISlam itu mempunyai banyak keragaman, mulai dari wilayah, agama, etnik, budaya, bahasa, mahzab, dst.

Alasan-Alasan tersebut jelas sangat keliru. alasan pertama bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan membiarkan Khilafah berdiri adalah alasan untuk mereka2 yg punya mental gelandangan..alasan untuk mereka yg pengecut. Amerika menjadi kuat karena kita umat ISlam memilih untuk menjadi lemah, kita tidak bersatu. Kalaulah umat ini bersatu didalam naungan khilafah, melepaskan keegoisan, kefanatikan dan kecintaan pd negeri-negrinya pasti kita akan menjadi adidaya baru yg bisa mengalahkan musuh2 ISlam termaksud Amerika. Amerika akan berfikir ribuan kali jika ingin menyerang khilafah. krn sungguh dia tidak punya kekuatan apa2 di banding dengan kekuatan kaum muslimin yg telah dihimpun menjadi satu. Lihatnya bagaimana perlawanan rakyat Vietnam bisa mengusir Amerika dari negrinya. Atau kemenangan Hizbullah di Libanon selatan yg menunjukkan kepada kita bahwa peperangan yg sungguh-sungguh akan membuahkan hasil yg luar biasa. Apatah lagi saat kita bersatu dlm satu kepemimpinan..bersatu didalam naungan KHilafah ??? tentu dibawah komando khalifah kita punya banyak tentara2 yg siap Syahid untuk melawan musuh-musuh ISlam. Ditambah lagi dg kekuatan yg telah terhimpun menjadi 1, subhanallah...! untuk melawan gerilyawan Irak dan Afganistan sj Amerika sudah kewalahan..apalagi melawan Khilafah. Khilafah-lah yg akan membuat kita menjadi Kuat.krn dengannya Kehormatan kaum muslimin akan senantiasa terpelihara.

kedua, Masalah Nation-State dan Ikatan Nasionalisme. Ingatkah kita dengan gagasan Uni Eropa ??? gagasan ini muncul sejak tahun 1950-an. dan dengan proses yg cukup panjang, perundingan yg terus menerus ide besar ini baru terwujud pada tahun 1992. ya..sekitar 40 tahun penantian. Pertanyaannya simple saja. jika para pemimpin dan masyarakat Eropa memilih untuk bersatu mengapa kita tidak ??? Padahal jauh dari itu semua, kita punya alasan yg mendasar dan syar'i, Persatuan Umat islam adl sebuah KEwajiban. Bukankah sejarah telah membuktikan bahwa umat ISlam pernah Hidup satu atap dalam naungan KHILAFAH dalam kurun waktu yg sangat lama, kurang lebih 14 abad lamanya. subhanallah..tidak rindukah kita akan rumah sejati umat islam itu ??? rumah yg akan menaungi kita semua, yg akan memelihara kemurnian aqidah kita dan yang akan memuliakan kita sebagai Umat terbaik.

dan alasan yg terakhir adalah : Banyaknya keragaman didalam dunia Islam. Secara Historis meskipun didalamnya mengandung keragaman, khilafah mampu untuk menyatukan semua itu. Daulah Islam dimadinah, penduduknya juga tidak homogen. Disana juga terdapat berbagai etnis / kabilah seperti Auz khazraj, adapula yahudi dan musyrik yg kesemuanya hidup berdampingan dengan umat ISlam.

Apalagi setelah Khilafah ISlam semakin luas melampaui jazirah Arab. Wilayah kekuasaan Umat ISlam berkembang menyebar mulai dari jazirah Arab, persia,India, Kaukasus hingga mencapai perbatasan Cina dan Rusia, subhanallah. Khilafah juga membebaskan syam bagian utara, MEsir, Afrika utara, Spanyol, Anatolia, Balkan, Eropa selatan dan timur hingga di gerbang Wina di Austria. Khilafah juga mengintegrasikan kawasan beragama Kristen (Byzantium, Etiopia, koptik mesir, Syam dan Bushra) ; majusi-Zoroaster (persia,Bahrain, Oman, Yamamah, Yaman), Confusius (Cina) dan Hindu (India) ; khilafahpun mengintegrasikan berbagai ras, suku warna kulit : Sumitik (Arab, Syriani,Kaldean), Hametik (Mesir, Nubia, Burber dan Sudan) Aria (Parsia, yunani, Spanyol dan India), Tourani (Turki dan Tartar).

Menyatukan Umat ISlam memang bukan perkara yg gampang dan memang sulit. tapi penyatuan ini bukan mustahil adanya. Masalahnya terletak pada kesadaran umat untuk bersatu dalam sebuah visi dan misi ISLAM yg sama, Aqidah yg sama, Al-qur'an yg satu,Nabi yg sama, dan Syaraih yg sama pula. PErsatuan Umat Islam bukan hal yg mustahil. Bukankah Indonesia sendiri terdiri dari berbagai macam suku bangsa. Bisa bersatu karena memiliki visi dan misi yg sama (Nasionalisme Indonesia)??? Demikian pula Umat Islam sekarang. Kalau muncul kesadaan untuk menyatukan visi misi keanekaragaman mereka didlm naungan khilafah, Pastilah kita akan bersatu. Ini bukan utopia, karena Rasulullah Saw. dan kekhilafahan berikutnya berhasil melakukan penyatuan ini. penyatuan yg sama dengan karakteristik dari umat ini yg ditujukan untuk semua manusia (Kaffatan li an nash) dan memberikan kebaikan bagi seluruh alam (rahmatan li al-'amin).

Saudaraku seiman....

Janji Allah dan Rasul-Nya tentang kemenangan ISlam dan akan kembalinya Khilafah secara ruhiah memberikan keyakinan kepada kita bahwa khilafah akan segera tegak kembali. Rasulullah Saw. bersabda : ....kemudian akan ada khilafah yg mengikuti tununan kenabian(HR.Ahmad dalam Musnad-nya;semua perawainya adalah tsiqqat).

NAmun, kabar gembira (bisyarah) ini tidak datang sendirinya, tetapi harus diusahakan. Artinya, yakin saja tidak cukup tetapi harus ada usaha untuk bisa diwujudkan. Bisyarah ini bisa diwujudkan dengan menggunakan hukum sababiyah (hukum kausalitas) meski itu benar-benar terwujud hanya karena adanya izin dari Allah. hanya saja Izin dan pertolongan Allah ini hanya diberikan kepada orang-orang yg menolong agama-Nya, yaitu yang paling baik iman dan amalnya, kehidupan yg bersih dari perbuatan maksiat dan diwarnai setiap waktunya dg ketaataan kepada ALlah Swt. (semoga kita semua termaksud didalamnya,amiin)

Ingatkah kita pada masa Romawi timur (Konstantinopel) jatuh ketangan Islam. keberhasilan mereka sungguh karena keyakinan akan janji dan pertolongan Allah. Bayangkan hampir 700 tahun lamanya org2 beriman menunggu terbuktinya bisayrah dari Rasul tadi...subhanallah bukan waktu yg singkat. Jika penaklukan konstantinopel yg merupakan jantung dari adikuasa Romawi timur saja bisa tertaklukan, meski harus melewati upaya yg laurrrr biasa dan membutuhkan kesabaran dg waktu yg sangat lama, Apalagi untuk mendirikan kembali Khilafah yg dulu sudah pernah ada ????

0 komentar:

Followers

Mbh