Senin, 29 Agustus 2011

Awas Musuh Mengintai!

26 Asy Syuara 56. dan sesungguhnya kita (Firaun) benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga".

Belakangan ini kita dapati pesan yang mengingatkan kita untuk waspada tatkala mencantumkan kata-kata yang berbau Israel bahwa kata tersebut akan menjadi kata kunci 'key words' yang mudah di index (terdeteksi/tercantum) pada mesin pencari mereka.

Sebenernya mudah saja apabila mengingat kecanggihan teknologi sekarang. Prinsipnya seperti alat pencarian "searching' yg ada pada sistem operasi komputer pada umumnya untuk mencari kata kunci saat kita lupa menyimpan file.

Apabila kita mengenal bagaimana komputer bekerja terutama dalam mengindeks data base, tentunya tidak akan terkejut dengan hal2 seperti itu bahkan sudah memprediksikannya apalagi mengingat facebook adalah buatan mereka. Mudah saja bagi mereka untuk membuat mesin pencari yang lebih mutakhir dan dikembangkan secara otomatis dengan kemampuan yang semakin cepat dalam mengindex sebagaimana google bekerja.

Kita tahu dalam menyusun suatu kata sampai kalimat kita hanya tergantung dari 26 abjad A-Z dan 10 angka (0-9) dan selebihnya karakter unik lainnya termasuk tanda baca. Begitu juga suatu kalimat sampai makalah akan tersusun dari berbagai kata yang mudah didefinisikan atau dicari kata tertentu yang akan berkaitan dengan keseluruhan makalah. Ibarat puzzle kata adalah salah satu serpihan puzzle.

_Lalu bagaimana sikap kita untuk menanggapi hal-hal semacam ini?

Kembali lagi pada tekad dan keberanian kita untuk menyuarakan kebenaran. Akankah takut dengan ancaman semacam itu? Itulah cermin dari seberapa kuat tekad kita. Dahulu para pejuang tidak takut ancaman senjata walau nyawa diujung peluru taruhannya, bagaimana dengan perang informasi? Yang mampu mengaruhi/mengontrol setiap kepala? (perang pengaruh, perang pemikiran, goswul fikr).

Sebagai seorang muslim manakah kalimat hidup dan matiku hanya untukNYA? Mana baiat/sumpahnya yang terkandung dalam doa yang selalu ia panjatkan? Ataukah kehidupan ini begitu memperdaya sehingga ia lebih mencitainya daripada memperhatikan seruan dan takut ancamanNYA?

[9 At-Tubah 111] Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.

Dengan demikian bagaimana menyikapinya saya kembalikan kepada anda untuk menentukan jawabannya. Dalam hal ini saya hanya mengingatkan agar menjadi bahan pertimbangan sehingga dapat menentukannya sendiri dan dapat ia pertanggung jawabkan kelak dihadapanNYA.

_Buat apa mereka (Israel) mengindex/mengintai ?

Tiada lain menurut saya hanya memonitor setiap reaksi dari kebijakan yang diterapkannya terutama pada gaza. Memonitor pandangan dunia akan aksi-aksinya, sehingga mereka akan lebih hati-hati dalam setiap kebijakan yang diterapkannya. Saya yakin mereka takut dan saya yakin mereka juga tahu laknatNYA terhadap bangsanya yang selalu durhaka. Sudah tampak pula ketamakannya disandarkan pada mitos akan kejayaan yang mereka impikan akan kuil sulaiman dimana mereka meyakini sebagai bangsa pilihan (umat kesayangan) dan harus mereka penuhi sebelum masa tertentu seperti ritual penumpahan darah pada kasus-kasus besar dunia lainnya. (see zeitgeist the movie).

Dengan kegiatan mereka untuk memonitor setiap reaksi kita, saya melihat inilah kesempatan untuk menyuarakan aspirasi kita pada mereka sehingga mereka tidak seenaknya saja mengambil tanah orang dengan jalan yang bertentangan dengan HAM, sebagaimana paman Sam kumandangkan belum lagi suara lantang mereka akan 'teroris'.

Dan mengingat begitu pandainya mereka dalam hal propanganda haruslah kita waspadai setiap berita yang sampai pada kita. Bila ada suatu kejadian maka kita tengok latar belakangnya secara seksama dan hati-hati, jangan sampai kita jadi fasilator propaganda mereka, karena minimnya kita dalam mengenali mereka.

Begitu juga pecundangnya penegak hukum dan media dinegara ini ketika jelas tindakan amoral yang dilakukan artis terkenal mencoreng nama bangsa dan mengancam generasi penerus, setelah sekian banyak orang menyaksikan masih ditutupi dengan kata mirip + diduga. Coba kalau kita cermat dengan kasus 'Teroris' media begitu agresif bahkan tidak sedikit yang kena fitnah tanpa klarifikasi, sedangkan korban salah tuduh sangat mengalami trauma akibat intimidasi publik, bahkan mereka sampai menolak jenazah untuk dikebumikan. Kalau kita mau memandang jauh kapan kalimat 'teroris' dikumandangkan, yaitu saat WTC ambruk nyata sekali rekayasanya. Dimana penduduk AS kini banyak sadar telah dibohongi penguasa mereka. Aneh saja kalau gaung WTC masih membayangi kita disini, dengan ulah sekelompok kecil yang tidak jelas siapa dibalik semua tindakan mereka itu. Padahal pada kasus Irak saja kita tahu tuduhan mereka bahwa irak menyimpan reaktor nuklir tidak terbukti.

Paling kita akan berasumsi 'ach lagi-lagi pengalihan untuk menutupi kasus sebelumnya'....

Sebagai himbuan saya mengajak untuk lebih giat lagi menyuarakan ketidak adilan global terutama yang berlaku di Gaza, betapa banyak anak-anak gaza menutup mata dengan menggenaskan untuk membuka mata dunia khususnya yang mengaku muslim yang punya pedoman jelas. Selebihnya dimanakan sisi kemanusiaan kita untuk sekedar angkat bicara mengutuk mereka (Israel).

Mari rapatkan barisan dan bergabung pada pages ini untuk mengetahui lebih dekat apa yg sesungguhnya terjadi disana (gaza) >http://www.facebook.com/pages/PEDULI-KITA-UNTUK-GAZA/128931733802675?ref=ts

***

[5 Al-Maidah 18] Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan:"Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya". Katakanlah: "Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?" (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia (biasa) di antara orang-orang yang diciptakan-Nya. Dia mengampuni bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).

[2 Al-Baqarah 143] Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

[4 An-Nisa 125] Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.

[3 Al-Imron 67] Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik."

0 komentar:

Followers

Mbh