Jumat, 19 Agustus 2011

MEMBISNISKAN TUHAN

Selengkapnya dan yang lainnya lihat disini dan bisa juga lewat mahesa.idwap.net

atas asma’ Tuhan. suara menggema menyelami keramaian.

nyerat-nyerat melawan arus.
meramaikan suasana.

Tuhan ada di mana-mana, dengan mulut yang terauma, mulut penuh kepentingan, rasa keangkuhan. dengan hati Alla ‘alam. di pasar, di stasiun, di terminal di jalan-jalan, di kedai-kedai, di pentas keangkuhan, di pentas politik.

transaksional pun jadi, atas nama Tuhan.
Tuhan dikomuditi.
Tuhan di jajakan. menyelam memunculkan ikan-ikan. mendiamkan kebusukan.
bertandang kebohongan.

melantunkan keagungan di balik kepentingan. tak nikmat rasanya tanpa saos Tuhan, sambal kekuasaan, kekayaan, kenikmatan. kenyang ketidak puasa. Tuhan lenyap, tenggelam, di balik keranjang, kursi, dan lembaran-lembaran perkantoran.

1 komentar:

Difan96 mengatakan...

Assalamu'alaykum akhi.. Begitulah yg terjadi saat ini, msg2 dlm kelompoknya menganggap diri plg bnar pdhl Tuhan itu sendri itulah yg Maha Benar.. Moga kita termasuk org2 yg merendahkan hati dlm menerima suatu kbenaran..

Followers

Mbh