Rabu, 13 Juli 2011

BEKAL MENGHADAP ALLAH SWT

bismillahirahmanirahim
Siapakah yang terdekat dengan diri kita ? yang terdekat dengan diri kita adalah kematian. Ungkapan tersebut pernah di kemukakan oleh Imam Ghozali kepada Murid-muridnya. Kematian selalu membayangi langkah kaki kita kemanapun, dimanapun , kapanpun jika Kematian menjemput maka Tidak ada seorangpun yang mampu untuk mengelaknya. Semua makhluk Alloh yang bernyawa akan mengalami yang namanya kematian.

Kematian adalah Rahasia Alloh yang sulit dideteksi oleh rasionalitas dan mengandalkan hal yang bersifat empiris. Kita tidak tahu kapan sesorang akan mengalami proses kematian , apalagi untuk memajukan atau memundurkan kematian itu sendiri walaupun satu detik.

Takutkah kita mengahadapi kematian ? kematian tidak perlu ditakuti karena kita semua juga akan mati tapi kematian perlu disiapi dengan bekal kita menghadapi kematian.
Bekal amal sholeh selama kita menjalani kehidupan selama di dunia. Selama ini kita jarang berfikir untuk mempersiapkan bekal kita dalam menghadapi kematian. Kesibukan kita terhadap urusan dunia kerap kali menyebabkan kita malas untuk memikirkan kematian.
Kita hanya berfikir besok makan apa, bagaimana dengan kerjaan dikantor, tentang kuliah dan lain sebagainya yang telah melalaikan hati kita untuk memikirkan kehidupan yang akan datang.

Bayangkanlah disaat kita sibuk terhadap urusan dunia lalu tiba-tiba kematian menjemput , kita hanya seonggok daging yang tidak berarti apa-apa, dimandikan mayat kita, disholati dan
dikuburkan tubuh kita dalam ruang yang sempit dan gelap , Kerabat serta teman-teman kita lalu meninggalkan kita sendiri dalam ruang yang gelap itulah akhir dari kisah kehidupan kita di dunia. Dan tubuh kita lama-lama akan mengalami proses pembusukan dan tinggal tulang belulang. Tentu kita harus menyadari bahwa didalam tubuh kita terdapat eksitensi lain yaitu jiwa yang membalut raga kita.

Kita tidak hidup untuk semama-lamanya ada kehidupan lain setelah kematian. Amal sholeh yang akan menemani kita di dalam kubur dan menjadi tiket kita untuk mencapai surga Alloh. Jika tidak dari sekarang kita
mempersiapkan bekal kita menghadapi kematian kapan lagi ? sangat di sayangkan jika kita terlalu mencintai materi dan kehidupan kita hanya selalu diwarnai dengan keburukan dan kejahilan yang akan mengakibatkan rusaknya pribadi kita dan juga merusak kehormatan agama. Gerak gerik kita selalu dalam pengawasan Alloh SWT sekecil apapun kita melakukan bentuk kejahatan dan maksiyat tentu akan mendapatkan balasan dari Alloh SWT. Alloh SWt tidak melarang kita untuk memenuhi kebutuhan hidup didunia namun tentu kita tetap jangan melupakan untuk mempersiapakan bekal dalam menghadap Allah SWT.

Maukah kita diberikan oleh Allah kematian yang indah dan mudah???
Maka carilah anak-anak yatim di sekitar anda.... muliakanlah mereka bahagiakanlah mereka sekarang juga.. kalau itu terjadi Insya Allah.. saat saat kita matipun nanti Allah akan memberikan kematian yang indah dan mudah...
Tak soal berapa banyak kekayaan yang kita timbun... berapa tinggi pangkat dan jabaatan yang kita raih. Tapi toh nyatanya ketika kita mati kita akan sendirian,, dan tentu saja kematian yang sangat kita harapkan adalah kematian yang mudah dan indah... selamat melanjutkan kehidupan smoga Allah memberikan kita kematian yang indah dan mudah.

0 komentar:

Followers

Mbh