Selasa, 20 September 2011

Mutiara Hikmah Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad (Part 2)

"Jika engkau melihat seorang yang berilmu dapat memberikan manfaat dengan
ucapannya, tetapi perbuatannya tidak dapat diteladani, maka dia memiliki
kekurangan. Jika engkau melihat seorang penuntut ilmu mampu mengambil
manfaat dari apa yang ia dengar, tetapi tidak dapat belajar dari perbuatan
(contoh-contoh) nyata, maka dia juga memiliki kekurangan. Jika engkau
melihat penuntut ilmu mampu memetik manfaat dari ucapan gurunya dan tidak
mampu belajar dari perilaku gurunya, maka lihatlah terlebih dahulu bagaimana
gurunya. Jika perilaku gurunya ternyata tidak ada yang dapat dicontoh, maka
pantaslah dia bersikap demikian. Dan jika ternyata perilaku sang guru baik
tetapi si murid yang tidak mampu mencontohnya, maka jangan anggap ia sebagai
muridnya"

"Dosa seseorang yang tidak mendermakan harta bukan pada tempatnya lebih
banyak daripada dia yang enggan mendermakan harta kepada orang yang berhak
menerimanya"

"Barangsiapa menyimpan sesuatu yang ia tahu bahwa memginfakkannya lebih
baik, maka dia adalah orang yang mengutamakan dunia"

"Jika memandang orang-orang yang mengutamakan dunia akan menghapus rasa
cinta akhirat dalam hati, lalu bagaimana halnya dengan orang yang duduk dan
bergaul dengan mereka ?!"

"Barangsiapa meniggalkan sesuatu yang pasti demi sesuatu yang belum pasti,
maka dia adalah seorang yang sangat bodoh. Dan barangsiapa berpegang pada
keraguan padahal dia dapat berpegang pada sesuatu yang pasti, maka dia
adalah seorang yang pandir (bingung)"

"Topik pembicaraan seorang yang berilmu terhadap kaum mukminin awam
hendaknya mengacu pada tiga topik berikut, PERTAMA mengingatkan mereka akan
berbagai nikmat yang diberikan Allah. KEDUA mengajak mereka untuk selalu
taat kepada Allah. KETIGA menghimbau mereka untuk tidak bermaksiat kepada
Allah. Seorang berilmu yang berbicara kepada kaum awam di luar ketiga topik
ini, maka dia adalah seorang penebar fitnah"

"Rasa rakus kepada dunia timbul dari tiga hal, PERTAMA memandang indah
dunia. Inilah yang mendorong manusia untuk hidup selama-lamanya demi
menikmati keindahan itu. KEDUA penghormatan manusia kepada mereka yang
berharta. Inilah yang menyebabkan manusia suka berbangga dan bersaing harta.
KETIGA prasangka bahwa tanpa dunia dia tidak dapat hidup. Inilah yang
menyebabkan manusia maenjadi kikir dan takut miskin"

"Orang yang paling bodoh adalah dia yang pengetahuannya tentang keluasan
rahmat Allah justru membuatnya semakin berani bermaskiat kepada-Nya"

"Permisalan orang yang berbuat dosa dengan niatan untuk kemudian bertobat
adalah seperti orang yang mengotori tubuh dan pakaiannya denagn niat untuk
mandi setelahnya. Seharusnya dia tidak bersikap demikian, tetapi berusaha
dengan sekuat tenaga agar tubuh dan pakaiannya tidak kotor. Kemudian jika
ternyata dia lalai dan secara tidak sengaja mengotori tubuh dan pakaiannya,
maka dia akan segera membersihkannya"

"Persaudaraan di jalan Allah adalah ibarat sebuah pohon, dia perlu disiram.
Saling berkunjung merupakan air yang digunakan untuk menyiraminya. Tolong
menolong dalam perbuatan baik dan ketakwaan merupakan buahnya. Sebuah pohon
yang tidak akan disiram akan layu, dan yang tidak menghasilkan buah akan
ditebang"

"Merendahkan diri ketika memiliki kedudukan tinggi, menampakkan kecukupan
ketika berada dalam kekurangan dan hidup sederhana ketika memiliki kekayaan,
merupakan wujud dari akhlak mulia"

"Bukanlah sesuatu yang sangat istimewa jika sesorang merasa kurang amal
sedangkan dia benar-benar berada dalam kekurangan. Tetapi, sesuatu yang
istimewa adalah jika dia merasa kurang amal padahal dia telah berusaha
secara maksimal"

"Pada awalnya kebaikan itu terasa pahit dan akhirnya kelak manis. Kebaikan
dapat diibaratkan sebagai seorang pendaki gunung. Seorang pendaki gunung
baru bisa merasakan kenyamanan setelah mencapai puncak. Sebaliknya, pada
awalnya keburukan itu terasa manis dan akhirnya pahit. Keburukan dapat
diibaratkan sebagai seseorang yang jatuh dari puncak gunung atau atap sebuah
rumah, dia baru akan merasakan sakit setelah menyentuh tanah"

"Jangan kau anggap saudara sesorang yang mampu menolongmu tetapi dia tidak
mau melakukannya"

"Jangan berteman kecuaali dengan orang yang kau mampu penuhi hak-haknya dan
tidak membuatmu menuntutnya untuk memenuhi hak-hakmu. Sebab sebelum kau
minta, dia telah memenuhi hak-hakmu dengan sempurna"

"Muliakanlah teman-temanmu dengan sesuatu yang dapat kau lakukan secara
berkesinambungan. Jika tidak, apa yang kau lakukan itu justru kelak akan
menjadi penyebab putusnya hubunganmu dengan mereka"

"Setan lebih bersemangat untuk menyesatkan orang yang berilmu ketimbang
orang bodoh, sebab jika seorang berilmu yang tersesat akan menyesatkan orang
lain. Sedangkan orang bodoh yang tersesat tidak akan menyesatkan orang lain"

"Barangsiapa di kala senang suka memujimu dengan kebaikan yang tidak pernah
kau lakukan, maka saat marah nanti dia pasti akan mencelamu dengan keburukan
yang tidak pernah kau lakukan"

"Seseorang yang meremehkan sesuatu perkara merupakan tanda bahwa dia akan
meninggalkannya"

"Barangsiapa suka dipuji dengan kebaikan yang tidak dimilikinya dan tidak
suka dicela dengan keburukan yang dilakukannya, sehingga ia menyukai orang
yang memujinya dan membenci orang yang mencelanya, maka dia seorang yang
teramat sangat bodoh"

"Di dunia ini tidak ada makhluk yang lebih bodoh dari seseorang yang
mengetahui sesuatu yang baik tetapi dia tidak mengrjakannya dan mengetahui
yang buruk tetapi justru melakukannya"

"Salah satu dosa besar yang bersifat dhohir adalah jika engkau mengharapkan
dari teman-temanmu dunia sedangkan mereka mengharapkan darimu akhirat"

"Jika engkau ingin menjadi manusia yang merdeka (tidak diperbudak oleh
sesuatu), maka tinggalkanlah segala sesuatu yang jika tidak kau tinggalkan
dengan sukarela, kelak akan kamu tinggalkan secara paksa"

"Biarkan anak-anak mengahbiskan semua keinginannya untuk bermain-main
sekarang, selagi ia masih berada dalam usia untuk bermain-main. Jika hal ini
tidak dilakukan, maka kelak (saat dewasa) ia akan kembali bermain-main pada
saat yang seharusnya ia tidak patut bermain-main"

"Betapa sering sesuatu (amal) yang sedikit menjadi bernilai banyak karena
niat yang baik dan betapa sering sesuatu (amal) yang banyak menjadi sedikit
(nilainya) karena niat yang buruk"

"Jika engkau memohon agar sesuatu itu terwujud di saat yang terbaik dengan
selamat dan lembut"

"Salah satu keburukan yang terdapat pada manusia zaman ini adalah mereka
lebih suka mencontoh kekurangan atau keburukan sesorang daripada meneladani
kebaikan dan keindahan budinya"

"Tidak akan merasakan nikmatnya membaca Al-Qur`an kecuali dia yang memiliki
mata hati yang jernih dan bercahaya"

"Amal yang bernilai tinggi adalah amal yang dianggap kecil dan dipandang
remeh oleh nafsu. Adapun amal yang dipandang mulia dan bernilai oleh nafsu,
pahalanya dapat sirna, baik karena pelakunya, amalnya itu sendiri ataupun
karena orang lain yang berada di sekitarnya"

"Salah satu bentuk tipu daya setan yang sangat halus adalah ia berupaya
menjauhkanmu dari sebuah kebaikan dengan menyibukkan dirimu untuk melakukan
kebaikan lain di saat engkau sedang melakukan sebuah kebaikan, sehingga
engkau tidak dapat melakukan kebaikan yang pertama tadi dengan sempurna"

"Jika seorang hamba merasakan dalam dirinya terdapat ajakan untuk melakukan
ketaatan dan seruan untuk membenci kemaksiatan, maka hatinya bercahaya"

"Orang yang berperangai buruk adalah sesorang yang kendati kamu santuni,
kamu senagnkan hatinya dan berlemah lembut kepadanya, maka ia tetap tidak
akan pernah merasa puas (tidak akan pernah merasa senang), bahkan ia selalu
marah kepadamu"

"Jangan sekali-kali engkau meminta suatu jabatan kepemimpinan. Sebab jika
engkau peroleh jabatan itu atas permintaanmu, maka ia akan dibebankan
kepadamu. Namun jika jabatan itu engkau peroleh tanpa permintaan darimu,
niscaya Allah akan memberi pertolongan-Nya kepadamu"

"JADILAH ENGKAU PEMAAF DAN PERINTAHKANLAH ORANG UNTUK MENGERJAKAN YANG
MA`RUF, SERTA BERPALINGLAH DARI ORANG-ORANG YANG BODOH"

(QS. AL-A`RAF:199)

{Dipetik dari buku SETETES HIKMAH (kumpulan Nasihat Al Imam Al Habib
Abdullah bin Alwi Al Haddad) oleh Al Habib Naufal bin Muhammad Al-`Aidrus}

0 komentar:

Followers

Mbh