Jumat, 12 Oktober 2012

BUKTI WAHABI ADALAH KHOWARIJ MASA KINI

Ana menulis artikel ini adalah sebagai bentuk *memenuhi permintaan
teman-teman wahabi*, yang benar-benar ingin tahu tentang bukti bahwa ajaran
wahabi adalah khowarij masa kini.



Semoga dengan FAKTA-FAKTA yang ada ini,* kita semua bisa terhindar dari
pengaruh ajaran sesat wahabi ini *^_^ Aamiin Allaahumma Aamiiin



Muhammad Ibn Abdul Wahhab berkata "*Sesungguh-nya orang-orang musyrik jaman
kita yaitu orang-orang Muslim lebih keras kemusyrikannya dibandingkan
orang-orang musyrik yang pertama*. Karena, orang-orang musyrik jaman
dahulu, mereka hanya menyekutukan Allah di saat lapang, sementara di saat
genting mereka mentauhidkan-Nya. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT yang
berbunyi, 'Maka apabila mereka naik kapal mereka berdoa kepada Allah dengan
memurnikan ketaatan kepada-Nya; maka tatkala Allah menyelamatkan mereka
sampai ke darat, tiba-tiba mereka (kembali) mempersekutukan
(Allah)."'[Risalah Arba'ah Qawa'id, Muhammad bin Abdul Wahhab, hal 4]



*Setiap orang yang bertawassul kepada Rasulullah saw dan para Ahlul
Baitnya, atau menziarahi kuburan mereka, maka dia itu kafir dan musyrik*;
dan bahkan kemusyrikannya jauh lebih besar daripada kemusyrikan para
penyembah Lata, 'Uzza, Mana dan Hubal. Di bawah naungan keyakinan inilah
mereka membunuh orang-orang Muslim yang tidak berdosa dan merampas harta
benda mereka.



Adapun slogan yang sering mereka kumandangkan ialah, masuklah ke dalam
ajaran Wahabi! dan jika tidak, niscaya Anda terbunuh, istri Anda menjadi
janda, dan anak Anda menjadi yatim.



Astaghfirullaah..akibat dari *salah memahami makna Qur'an*, Muhammad Ibn
Abdul Wahhab sampai berani mengatakan lebih mulia orang musyrik daripada
orang muslim saat ini, semoga kita tidak ada yang meniru pemahaman sesatnya
ini …Aamiin Allaahumma Aamiin



Saudaranya yang bernama Sulaiman bin Abdul Wahhab membantahnya di dalam
kitabnya yang

berjudul *ash-Shawa'iq al-Ilahiyyah fi ar-Radd 'ala al-Wahabiyyah*, "Sejak
jaman sebelum Imam Ahmad bin Hanbal, yaitu pada zaman para imam Islam,
belum pernah ada yang meriwayatkan bahwa seorang imam kaum Muslimin
mengkafirkan mereka, mengatakan mereka murtad dan memerintahkan untuk
memerangi mereka. Belum pernah ada seorang pun dari para imam kaum Muslimin
yang menamakan negeri kaum Muslimin sebagai negeri syirik dan negeri
perang, sebagaimana yang Anda katakan sekarang. Bahkan lebih jauh lagi,
Anda mengkafirkan orang yang tidak mengkafirkan perbuatan-perbuatan ini,
meskipun dia tidak melakukannya. Kurang lebih telah berjalan delapan ratus
tahun atas para imam kaum Muslimin, namun demikian tidak ada seorang pun
dari para ulama kaum Muslimin yang meriwayatkan bahwa mereka (para imam
kaum Muslimin) mengkafirkan orang Muslim.



Demi Allah, keharusan dari perkataan Anda ini ialah Anda mengatakan bahwa
seluruh umat setelah jaman Ahmad - semoga rahmat Allah tercurah atasnya
baik para ulamanya, para penguasanya dan masyarakatnya, semua mereka itu
kafir dan murtad. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un."[ Risalah Arba'ah
Qawa'id, Muhammad bin Abdul Wahhab, hal 4].



Syeikh Sulaiman bin Abdul Wahhab juga berkata di dalam halaman 4, "Hari ini
umat mendapat

musibah dengan orang yang menisbahkan dirinya kepada Al-Qur'an dan sunnah,
menggali ilmu

keduanya, namun tidak mempedulikan orang yang menentangnya. Jika dia
diminta untuk

memperlihatkan perkataannya kepada ahli ilmu, dia tidak akan melakukannya.
Bahkan, dia

mengharuskan manusia untuk menerima perkataan dan pemahamannya. Barangsiapa
yang

menentangnya, maka dalam pandangannya orang itu seorang yang kafir. Demi
Allah, pada dirinya tidak ada satu pun sifat seorang ahli ijtihad. Namun
demikian, begitu mudahnya perkataannya menipu orang-orang yang bodoh. Inna
lillahi wa inna ilaihi raji'un. Ya Allah, berilah petunjuk orang yang sesat
ini, dan kembalikanlah dia kepada kebenaran."



Salah satu dari ajaran yang (diyakini oleh Muhammad bin Abdul Wahab, adalah
mengkufurkan kaum muslim sunni yang mengamalkan tawassul, ziarah ,kubur,
maulid nabi, dan lain-lain. Berbagai dalil akurat yang disampaikan
ahlussunnah wal jama'ah berkaitan dengan tawassul, ziarah, kubur serta
maulid, ditolak tanpa alasan yang dapat diterima. Bahkan lebih dari itu,
justru berbalik mengkafirkan kaum muslimin sejak 600 tahun sebelumnya,
termasuk guru-gurunya sendiri. Sekalipun demikian Muhammad bin Abdul Wahab
tidak menggubris nasehat ayahnya dan guru-gurunya itu. Dengan berdalihkan
pemurnian ajaran Islam, dia terus menyebarkan ajarannya di sekitar wilayah
Najed.



Orang-orang yang pengetahuan agamanya minim banyak yang terpengaruh.
Termasuk diantara pengikutnya adalah penguasa Dar'iyah, Muhammad bin Saud
(meninggal tahun 1178 H / 1765 M) pendiri dinasti Saudi, yang dikemudian
hari menjadi mertuanya. Dia mendukung secara penuh dan memanfaatkannya
untuk memperluas wilayah kekuasaannya. Ibn Saud sendiri sangat patuh pada
perintah Muhammad bin Abdul Wahab. Jika dia menyuruh untuk membunuh atau
merampas harta seseorang dia segera melaksanakannya dengan keyakinan bahwa
kaum muslimin telah kafir dan syirik selama 600 tahun lebih, dan membunuh
orang musyrik dijamin surga.



Dan FAKTA yang ana temui, memang kebanyakan orang2 yang minim pengetahuan
agamanya sajalah yang mudah terpengaruh dengan ajaran sesat wahabi ini.



Muhammad Ibn Abdul Wahhab menipu kebanyakan umat manusia, mazhab mereka
mengatas namakan Tauhid dengan menjatuhkan hukuman ke atas Ahl al-Tauhid,
menumpahkan darah umat Islam dengan alasan jihad menentang golongan
musyrikin. Sehingga menyebabkan beribu-ribu orang manusia, lelaki dan
wanita, kecil dan besar menjadi mangsa bid`ah mereka yang sesat. Ia turut
juga menyebabkan perselisihan (khilaf) yang sempit semakin membesar dan
menjadi-jadi di kalangan umat Islam. Musibah itu akhirnya sampai ke
kepuncaknya dengan *jatuhnya dua buah kota suci, Makkah al-Mukarramah dan
Madinah al-Munawwarah.*

* *

jadi saat ini merupakan musibah bagi umat Islam dua kota suci Islam
dikuasai oleh orang-orang yang berpemahaman sesat ala wahabi yang merupakan
khowarij masa kini..



Penduduk Najd bermazhab Wahhabi memperolehi bantuan dan pertolongan Inggris
yang ingin melihat perpecahan negara Islam. *Mereka dengan secara sengaja
berusaha menghapuskan segala kesan dan peninggalan Islam di kota-kota
Makkah dan Madinah dengan memusnahkan kubur para wali (awliya) Allah,
mencemarkan kehormatan kerabat/keluarga Rasulullah saw (Aal Rasulillah) dan
lain-lain dengan perbuatan2 yang tidak senonoh untuk mengguncangkan hati
dan perasaan umat Islam*

0 komentar:

Followers

Mbh