Selasa, 23 Oktober 2012

9 PERTANYAAN MENGGUGURKAN AQIDAH TAJSIM SEKTE WAHABI

Pertanyaan-pertanyaan ini adalah untuk membantah aqidah sesat wahhaby, yang
mana mereka hanya mengambil makna dhahir dari ayat dan hadits mutasyabihat
sehingga mereka mensifatkan Allah dgn sifat makhluq.



1. *Apakah Tuhan wahaby SAKIT dan LUPA?*



apakah kalian masih bersikeras menggunakan makna dhahir pada ayat/hadist
mutasyabihat ini ?



- "Nasuullaha fanasiahum" (QS Attaubah:67),

Artinya : *Mereka melupakan Allah maka Allah pun lupa dengan mereka* (QS
Attaubah:67),



- "Innaa nasiinaakum" (QS Assajadah 14).

Dan juga diriwayatkan dalam hadtist Qudsiy bahwa Allah swt berfirman :

"*Wahai Keturunan Adam, Aku sakit dan kau tak menjenguk Ku,* maka
berkatalah keturunan Adam : Wahai Allah, bagaimana aku menjenguk Mu
sedangkan Engkau Rabbul ‟Alamin?, maka Allah menjawab : Bukankah kau tahu
hamba Ku fulan sakit dan kau tak mau menjenguknya?, tahukah engkau bila kau
menjenguknya maka akan kau temui Aku disisinya?" (Shahih Muslim hadits
no.2569)



Artinya : (sungguh kami telah lupa pada kalian ( QS Assajadah 14).



2. *Dalam hadits shahih muhakamat disebutkan bahwa Allah ada tanpa arah
(atas atupun **bawah), kenapa kalian mengingkarinya?*



Allah ada tanpa arah adalah aqidah shahih yang didukung oleh banyak ayat
dan hadist

muhkamat. Al Imam al Bayhaqi (W. 458 H) dalam kitabnya al Asma wa
ash- Shifat, hlm. 506, mengatakan: "Sebagian sahabat kami dalam menafikan
tempat bagi Allah mengambil dalil dari sabda Rasulullah shalllallahu
„alayhi wa sallam:

*"Engkau azh-Zhahir (yang segala sesuatu menunjukkan akan ada-Nya), tidak
ada*

*sesuatu di atas-Mu dan Engkaulah al Bathin (yang tidak dapat dibayangkan)
tidak ada sesuatu di **bawah-Mu" (H.R. Muslim dan lainnya).*



*Jika tidak ada sesuatu di atas-Nya dan tidak ada sesuatu di bawah-Nya
berarti Dia tidak bertempat*.



3. *Manakah yang berjarak lebih dekat ke 'Arsy : seseorang dalam keadaan
berdiri atau **sujud?*



Wahhaby punya keyakinan bahwa Tuhan bersemayam di 'Arsy. Coba kalian
pikirkan, manakah

yang berjarak lebih dekat ke 'Arsy : seseorang dalam keadaan berdiri atau
sujud? Sudah tentu

berdiri lebih dekat ke 'Arsy. Jadi apabila kalian berpendapat bahwa Allah
bersemayam di 'Arsy,

maka dimanakah hadits yang mengatakan,* "Paling dekatnya kedudukan seorang
hamba*

*dengan Tuhannya adalah apabila dia dalam keadaan sujud".*



4. *Dimanakah Allah sebelum diciptakannya semua makhluq (Tempat, arah, arsy
dsb) ?*

*setelah Allah ciptakan semua makhluq (langit,arsy,arah,tempat dsb), dimana
Allah?*

*Apakah sifat dzat Allah berubah?*



Sebelum Allah ciptakan semua makhluq (zaman azali)…..

semua makhluq tidak ada (langit,arsy,tempat, ruang,arah,cahaya,
atas,bawah….semua mahkluq tdk ada,karena Allah belum menciptakannya…..) *pada
saat itu dimana Allah?*



dan setelah Allah menciptakan semua makhluq (langit,arsy,arah,tempat dsb),
dimana Allah?



Ingat : *Sifat Allah tetap tdk berubah. sifat Allah tdk sama dgn makhluq.
Maka orang yang **mengatakan tuhan bertempat dan berarah menyalahi sifat
wajib salbiyah Allah.*



*Sifat Salbiyah :Sifat yang digunakan untuk menolak sesuatu yang tidak
patut untuk dinisbahkan **kepada Allah. Ada 5 sifat yaitu :*

* *

- Wahdaniyah/esa (*Allah tidak banyak atau tidak terpecah-pecah - yg
maknanya ada tuhan yg dilangit, ada **tuhan yang di arsy, ada tuhan yang di
sorga, ada tuhan yang di baitullah dsb*)



- Qidam/ada sebelum semua makhluq ada (*Allah Ada sebelum tempat dan arah
ada, sebelum ada 'Arsy dan langit beserta segala isinya*)



- Baqo /kekal (*Allah kekal sedangkan langit, 'Arsy, surga, neraka,
malaikat, manusia, iblis akan di gulung/hancurkan saat Kiamat*)



- Mukhalafatu lil hawaditsi/berbeda dgn makhluq (*Allah beda dgn makhkuq,
sedangkan yang bertempat dan berarah adalah benda kasar/makhluq*)



- Qiyamuhu binafsihi /tidak memerlukan apapun ( *Allah tidak memerlukan
tempat/arsy dsb*)



5. *Kenapa kalian solat masih menghadap ke kiblat, katanya Allah di atas?*

* *

*ingat Langit Hanyalah kiblat Do‟a….bukan tempat bersemayam Allah….ingat :
Allah ada tanpa **tempat dan arah.*



6. *Manakah arah ATAS yang kalian maksud? Tunjukkan?*



*Bumi ini Bulat dan tidak ada arah atas bagi benda yang bulat,*



Arah atasnya orang di Indonesia adalah arah bawahnya Orang yang ada di
Negara Amerika, dan

sebaliknya.



7.* Apakah Tuhan-Mu bergelantungan di langit pertama setiap saat?*



Kalian katakan pada sepertiga malam Allah dilangit pertama bukan diatas
arsy, *padahal waktu*

*bergulir setiap saat. Jika di Indonesia tengah Malam maka di Amerika
adalah siang hari.*



8. *Makna zahir mana yg mereka katakan "menerima secara zahir" ??*



wahabi katakan :

"Allah punya Tangan tetapi beda dengan tangan Makhluk"



Mereka katakan mereka menerima secara zahir,lalu mereka katakan lagi bahwa
yg zahir itu beda

dengan zahirnya makhluk….



kami bertanya :

*lalu makna zahir mana yg mereka katakan "menerima secara zahir" ??*

*Inilah akidah akal akalan mereka tak ada satu orangpun salaf al shalih yg
berakal seperti ini.*



9. *Dimanakah Tuhan kalian: apakah di langit pertama (lihat hadis nuzul),
di langit (surat **al mulk), diatas arsy (lihat surat ar‟ad),
menempel/menyatu dengan orang beriman (lihat **surat albaqarah),
dimana-mana/disemua arah, tanpa tempat (hadis zaman azali)?*



*Jika menggunakan makna dhahir ayat dan hadist maka tidak akan bisa
menjawabnya dan **terjerumus dalam tasybih (penyerupaan kepada makhluq).*



Ta‟wil disni berarti menjauhkan makna dari segi zahirnya kepada makna yang
lebih layak bagi

Allah, ini kerana zahir makna nas al-Mutasyabihat tersebut mempunyai unsur
jelas persamaan

Allah dengan makhluk. Dalil melakukan ta‟wil ayat dan hadis mutasyabihat:



Rasulullah berdoa kepada Ibnu Abbas dengan doa:

*"Ya Allah alimkanlah dia hikmah dan takwil Al quran" H.R Ibnu Majah.*

*(Sebagian ulama' salaf termasuk Ibnu Abbas mentakwil ayat-ayat
mutasyabihah)*

0 komentar:

Followers

Mbh